Rabu, 6 Mei 2026

BATAM TERKINI

Sempat Viral Bule Asal Australia Dirampok di Batam, Begini Bantahan Manajemen Perumahan

Manajemen perumahan tempat Tony Bruce Juvanovich (57), bule asal Australia tinggal di Batam membantah penghuni perumahannya jadi korban perampokan.

Tayang:
TRIBUNBATAM.ID/LEO HALAWA
HRGA Estate Management Royal Grande Agustinus Baro Nama 

Sempat Viral Bule Asal Australia Dirampok di Batam, Begini Penjelasan Manajemen Perumahan 

TRIBUNBATAM.id,  BATAM - Sempat viral ada bule Australia yang dirampok di Batam dan sempat dibantah oleh polisi Polresta Barelang.

Kini giliran pihak manajemen perumahan tempat Tony Bruce Juvanovich (57), bule asal Australia tinggal memberikan klarifikasi.

HRGA Estate Management Royal Grande Agustinus Baro Nama mengungkapkan, tidak ada sama sekali perampokan seperti yang beredar di media.

"Karena pengawasan kami di sini 24 jam. Dan ada patroli bergilir setiap saat di kompleks. Setiap tamu yang masuk diberikan kartu pengunjung. Dan pintu otomatis ada di sini. Jadi tidak benar ada perampokan di dalam perumahan ini," kata Agustinus Kamis (10/10/2019).

Dijelaskannya, Tony Bruce Juvanovich merupakan penghuni Royal Grande I blok J/06 sejak 2017 lalu.

Kejadian itu bermula Jumat (4/10/2019) malam.

Saat Tony pulang ke rumahnya diantar oleh sopir bernama pak Kumis.

BEREDAR Kabar Bule Australia Dirampok di Batam, Begini Pengakuan Pacar Korban pada Polisi

Selang beberapa waktu kemudian Sabtu (5/10/2019) dini hari, Tony terjatuh di rumahnya. Akibat dalam keadaan mabuk.

"Memang kondisi rumahnya waktu diperiksa berantakan. Karena dia (Tony) sibuk mencari obat luka atau perban atau tisu untuk menutupi lukanya," tambah Agustinus.

Akibat terjatuh itu,  pelipis Tony kata Agustinus sobek. Sehingga mengeluarkan darah segar dan berceceran ke lantai dan jendela. Selang beberapa lama pasca kejadian,  Tony menghubungi Mia pacarnya. Dan menceritakan peristiwa itu.

"Kata pacar Mia memang mabuk di Kampung Bule sewaktu pulang ke rumah," tambahnya.

Kemudian Tony dilarikan ke rumah sakit.

Atas kejadian itu,  baik pihak keamanan dan penyidik Polresta Barelang susah melakukan olahraga TKP.

"Dan dari hasil CCTv di rumah Tony tidak ditemukan orang yang masuk selain Tony. Jadi sekali lagi,  tidak benar informasi perampokan itu," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved