Tangis Istri Dandim Kendari Yang Dicopot di Acara Sertijab Suami, Kolonel Hendi: Jadikan Pelajaran

Kolonel Hendi menyampaikan bahwa dia menerima apapun keputusan pimpinan yang telah dikeluarkan terhadapnya.

Tangis Istri Dandim Kendari Yang Dicopot di Acara Sertijab Suami, Kolonel Hendi: Jadikan Pelajaran
facebook
Suaminya Dicopot dari Dandim Kendari, Irma Nasution Menangis, Ini Komentar Suaminya Kolonel Hendi. Pencopotan Dandim Kendari di gedung utama Markas Komando Resor Militer Kendari, Sulawesi Tenggara 

Tangis Istri Dandim Kendari Yang Dicopot di Sertijab Suami, Kolonel Hendi: Jadikan Pelajaran

TRIBUNBATAM.id - Air mata Irma Zulkifli Nasution bercucuran. Istri Kolonel Hendi, Dandim Kendari tersebut tak kuasa menahan tangis.

Pada Sabtu (12/10), berlangsung di Aula Jenderal Sudirman Korem 143 Halu Oleo Kendari digelar serah terima jabatan (Sertijab) Dandim.

Kolonel Kav Hendi Suhendi digantikan oleh mantan Dandim Kolaka yang sekaligus pernah menjabat sebagai Kasrem 143 Halu Oleo, Kolonel Infanteri Alamsyah.

Surawahadi mengatakan, sanksi yang diberikan kepada Hendi Suhendi sudah sesuai aturan sebagaimana yang disampaikan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa di RSPAD Gatot Subroto.

Pencopotan Dandim Kendari di di gedung utama Markas Komando Resor Militer Kendari, Sulawesi Tenggara
Pencopotan Dandim Kendari di di gedung utama Markas Komando Resor Militer Kendari, Sulawesi Tenggara (facebook)

"Kita juga dasarnya adalah kepada ketentuan yaitu Undang-Undang.

Pasal 8 Ayat A tentang ketaatan, dan pasal 9 itu ketentuan jenis hukuman," kata Surawahadi di Korem 143 Halu Oleo.

Menurut Surawahadi, ada tiga jenis sanksi atau hukuman yang telah ditetapkan.

Pertama teguran, hukuman ringan 14 hari, dan hukuman berat.

Terkait cuitan istri mantan Dandim Kendari, Hendi, tentang Wiranto, ia dijatuhi hukuman ringan berupa penahanan selama 14 hari.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved