Antisipasi Kelangkaan BBM di Bintan, Polisi Jaga SPBU

Sejumlah pihak terkait, saat ini sangat menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak(BBM) jenis solar yang ada di sejumlah SPBU di Wilayah Bintan.

Antisipasi Kelangkaan BBM di Bintan, Polisi Jaga SPBU
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Suasana saat Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bintan mulai menjaga dan mengawasi penjualan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Kabupaten Bintan, Kamis (10/10/2019). 

TRIBUNBINTAN.com,BINTAN - Sejumlah pihak terkait, saat ini sangat menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak(BBM) jenis solar yang ada di sejumlah SPBU di Wilayah Bintan.

Bahkan pihak kepolisian sudah melakukan penjagaan dan pengawasan di sejumlah SPBU di Bintan baru-baru ini.

Pengawasan juga bukan hanya dilakukan tim dari kepolisian, bahkan Satgas Migas Bintan juga turut melakukan pengawasan di sejumlah SPBU Bintan.

Satgas migas juga menekankan untuk pelaku usaha agar tidak melanggar dan bermain dalam penyaluran bbm jenis solar kepada masyarakat.

"Jika kedapatan melanggar dan bermain kita akan memberikan sanksi tegas,"ucap PPNS Disperindagin Kabupaten Bintan Setia Kurniawan," Minggu (13/10/2019).

lanjutnya, adapun sanksi yang diberikan ada dua fungsi administratif kepada pelaku usaha yang melanggar seperti peringatan, pembekuan ijin usaha, pencabutan izin usaha atau memberikan denda.

Bahkan akan terancan pidana berupa kurungan yang sesuai undang - undang perdagangan, perlindungan konsumen, metrologi legal dan penempatan usaha.

"Yang jelas apabila ditemukan adanya penghambat lalu lintas perdagangan dan distribusi menyebabkan kelangkaan mencari keuntungan ada pidananya yang diatur dalam undang-undang perdagangan,"ungkapnya.

Ia juga menambahkan, terkait rencana turunkan Tim Satgas Migas Kabupaten Bintan bersama personil Polisi Militer (PM) untuk melakukan pengecekan di setiap SPBU.

"Saat ini masih melakukan koordinasi juga dengan stek holder penegak hukum lainnya seperti kepolisian,"tuturnya.

Pihaknya juga libatkan stakeholder terkait untuk menepis isu yang berkembang diduga adanya pelangsir solar subsidi.

"Jika memang ada kendala distribusi berarti kita dahulukan yang paling berhak seperti industri mikro,"jelasnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved