KSAD Andika Perkasa Copot Dandim Kendari, Menhan: Anggota TNI Kontrol Keluarga

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berikan pesan ke anggota TNI pasca peristiwa Kolonel (Kav) Hendi Suhendi dicopot dari jabatan Dandim Kendari.

KSAD Andika Perkasa Copot Dandim Kendari, Menhan: Anggota TNI Kontrol Keluarga
KOMPAS/NABILLA TASHANDRA
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryaducu 

TRIBUNBATAM.id - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berikan pesan ke anggota TNI pasca peristiwa Kolonel (Kav) Hendi Suhendi dicopot dari jabatan Dandim Kendari.

Kolonel Hendi Suhendi dicopot dari jabatan Dandim Kendari karena istrinya Irma Nasution 'nyinyir' di media sosial terkait penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto.

KSAD Andika Perkasa mencopot Kolonel (Kav) Hendi Suhendi dan menahannya selama 14 hari.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menilai wajar jika ada anggota TNI yang diberi sanksi pencopotan lantaran istrinya nyinyir di media sosial terkait penusukan terhadap Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di media sosial.

Eks Danjen Kopassus Seangkatan Wiranto Bereaksi Soal Pencopotan Kolonel Hendi, Beri Pesan Ini

Menhan menilai hal itu merupakan hal yang harus ditanggung oleh prajurit.

"Itu kan risiko," kata Ryamizard di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Ryamizard menilai, anggota TNI sudah seharusnya bisa mengontrol perbuatan keluarganya, seperti istri dan anak.

Ia menilai, suatu bentuk pelanggaran jika sampai keluarga anggota TNI justru tidak bersimpati dengan penyerangan terhadap Wiranto.

Padahal penyerangan itu diduga dilakukan oleh orang yang terafiliasi dengan jaringan ISIS.

"Itu kan risiko, artinya dia tidak bisa mengendalikan istrinya. Istri itu kan harus dinasihati segala macam," kata Ryamizard.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved