Rabu, 22 April 2026

Beredar Video Motivator Pukuli Siswa SMK & Teriak 'Goblok' hingga Berdarah-darah, Ini Sekolahnya

Namun apa jadinya jika motivator justru melakukan pemukulan. Aksi pemukulan itu pun langsung ramai diperbincangkan.

KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Tangkap layar video pemukulan siswa oleh motivator yang tersebar di media sosial 

Beredar Video Motivator Pukuli Siswa SMK & Teriak 'Goblok' hingga Berdarah-darah, Ini Sekolahnya

TRIBUNBATAM.id - Mestinya, seorang motivator memberikan kata-kata bijak yang memberikan semangat bekerja.

Sesui namanya, motivator adalah sosok yang memberikan motivasi tinggi dalam bidang apapun agar lebih  bagus berkarya.

Namun apa jadinya jika motivator justru melakukan pemukulan. Aksi pemukulan itu pun langsung ramai diperbincangkan.

Sedang heboh, video viral seorang motivator memukul siswa SMK di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Kota Malang.

Aksi seorang motivator memukul pelajar SMK itu kini masih jadi perbincangan hangat. Sebab, itu adalah aksi yang tak lazim dan tidak pantas.

Dalam video viral itu terlihat sejumlah siswa berbaris di depan kelas dan ditempeleng satu per satu oleh seseorang yang belakangan diketahui bernama AS alias AP, yang merupakan seorang motivator digital marketing.

Saat itu, sejumlah siswa sedang mengikuti Seminar Motivasi Berwirausaha yang diisi oleh AS sebagai motivator.

Diduga, AS tersinggung akibat siswa tertawa saat ada penulisan kata ‘goblok’.

Dalam video viral terlihat ada lima siswa yang berbaris dan bergantian dipukul.

AS memukul para siswa sambil meneriakkan kata ‘goblok’.

Aksi  seorang motivator memukul pelajar SMK itu pun menjadi video viral dan hingga kini masih jadi sorotan.

Ilustrasi Aksi Pemukulan
Ilustrasi Aksi Pemukulan (TribunLampung)

Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander mengatakan masih menyelidiki kasus pemukulan tersebut.

“Kami masih di lapangan untuk cek korban dulu ya,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Kamis malam.

Sedangkan, laporan atas kejadian kekerasan terhadap siswa itu sudah masuk ke Mapolres Malang Kota.

“Masih on proses. Nanti kami info,” katanya.

 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved