Blak-blakan Waketum Gerindra Minta Jatah Kursi Menteri ke Jokowi: Untuk Bantu Pemerintah

Namun jika tidak ada jabatan menteri, Arief menyatakan Gerindra tidak akan bisa membantu pemerintah

Blak-blakan Waketum Gerindra Minta Jatah Kursi Menteri ke Jokowi: Untuk Bantu Pemerintah
Tribunnews.com
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono - TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat 

Blak-blakan Waketum Gerindra Minta Jatah Kursi Menteri ke Jokowi: Untuk Bantu Pemerintah

TRIBUNBATAM.id - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menanggapi pernyataan Rocky Gerung yang menyatakan bahwa bergabungnya Prabowo ke koalisi karena menginginkan kekuasaan.

Terkait pernyataan Rocky Gerung tersebut, Arief Poyuono menegaskan bahwa bergabungnya Gerindra atau Prabowo ke dalam pemerintah tidak dikaitkan dengan kekuasaan.

Namun menurut Arief, Gerindra dapat membantu pemerintah jika berada di dalam pemerintahan.

Salah satu caranya dengan memberikan Gerindra posisi menteri.

"Tidak untuk kekuasaan tetapi masak kita membantu presiden tapi nggak dikasih posisi ya kapan kita terlihat untuk bisa membantunya," ujar Arief Puoyono.

"Untuk melihat bahwa Partai Gerindra ini membantu pemerintah adalah ya dikasih posisi, jadi biar telihat membantunya," imbuhnya.

Namun jika tidak ada jabatan menteri, Arief menyatakan Gerindra tidak akan bisa membantu pemerintah.

"Ya kalau nggak ada jabatan menterinya di situ Gerindra namanya nggak membantu," sambungnya.

Lantas pembawa acara dalam acara tersebut menanyakan berapa jatah menteri yang akan didapatkan Gerindra.

Arief berharap nantinya Gerindra akan mendapatkan tiga jatah kursi menteri.

Halaman
123
Editor: Aminnudin
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved