KARIMUN TERKINI

Ada Keretakan di Bagian Kepala Tengkorak, Kapolres Karimun Belum Pastikan Itu Tanda Kekerasan

Hingga saat ini polisi masih mencari identitas kerangka berjenis kelamin laki-laki itu.

Ada Keretakan di Bagian Kepala Tengkorak, Kapolres Karimun Belum Pastikan Itu Tanda Kekerasan
Tribunbatam.id/Elhadif Putra
Kapolres Karimun, AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Polres Karimun masih menunggu hasil pemeriksaan dari Labfor Mabes Polri terkait temuan tulang-belulang manusia di Pulau Takong Beruk.

Kapolres Karimun, ABP Yos Guntur Fauris Yudi Santoso mengatakan pihaknya telah mengirimkan sampel tulang ke Medan.

"Lusa setelahnya (olah TKP) kita langsung kirim. Belum ada hasil," kata Yos Guntur.

Oleh sebab itu Yos Guntur belum bisa menyampaikan apakah ada indikasi kekerasan yang dialami kerangka Mr-X tersebut.

Meskipun sebelumnya ada keretakan di bagian tengkorak yang disampaikan oleh tim inafis, berdasarkan keterangan dokter di RSUD Muhammad Sani Karimun.

"Kita belum dapat pastikan. Bisa jadi karena terbentur batu," ujar Yos Guntur.

Tidak Punya WC Umum dan Musala, Pedagang Minta Pemerintah Perbaiki Pasar Seken Puakang

Genangan Air Tutupi Jalan Raya Ikan Duyung Batu Ampar Batam, Tak hanya Motor Minibus Juga Mogok

Cantiknya Gista Putri, Istri Wishnutama, Hamil 8 saat Pelantikan Kabinet Indonesia Maju

Hingga saat ini polisi masih mencari identitas kerangka berjenis kelamin laki-laki itu.

Yos Guntur menyebutkan pihaknya telah mencari informasi apakah ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya.

"Kita sudah sebarkan apakah ada yang kehilangan anggota keluarga," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kerangka ini ditemukan seorang nelayan bernama Ninja yang melaut ke perairan Pulau Asam, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa (1/10/2019).

Ninja menemukan tengkorak manusia dan sejumlah tulang bagian tubuh lainnya di Pulau Takong Beruk, yang tak jauh dari Pulau Asam.

Setelah melaporkan temuannya, pada Kamis (3/10/2019) Tim Inafis Polres Karimun melakukan olah TKP di lokasi penemuan dan mengevakuasi kerangka ke RSUD Muhammad Sani Karimun.

Hingga saat ini belum diketahui identitas mayat yang telah menjadi kerangka itu. Diduga waktu kematiannya sudah cukup lama. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved