TANJUNGPINANG TERKINI

Dua Wanita Cantik Ini Tertawa saat Ditilang Polisi, Operasi Perdana Zebra Seligi 2019

Operasi perdana zebra seligi 2019 ini dilakukan hanya dalam waktu kurang lebih satu jam saja.

Dua Wanita Cantik Ini Tertawa saat Ditilang Polisi, Operasi Perdana Zebra Seligi 2019
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Dua wanita saat terjaring razia zebra seligi 2019 di simpang Pamedan, Kota Tanjungpinang. 

TRIBUNBATAM.idTANJUNGPINANG - Dua wanita yang mengendarai sepeda motor jenis matic Scoppy ini bersikap santai dan malah cengingisan saat terkena operasi zebra seligi 2019.

Dari kelengkapan berkendara. Satu wanita mengenakan jaket merah yang berboncengan itu tidak terlihat mengenakan helm.

Petugas pun menanyakan kelengkapan surat berkendara.

"Surat Izin Mengemudi (SIM) sama STNKnya ada gak," kata petugas tersebut kepada kedua wanita itu, Rabu (23/10/2019).

Wanita yang tak mengenakan helm pun menjawab dengan tersenyum. Bahwa hanya memiliki STNK, dan tidak mempunyai SIM.

"STNKnya ada. Kalau SIM gak ada," ucapnya sambil tersenyum.

Ada Keretakan di Bagian Kepala Tengkorak, Kapolres Karimun Belum Pastikan Itu Tanda Kekerasan

Tidak Punya WC Umum dan Musala, Pedagang Minta Pemerintah Perbaiki Pasar Seken Puakang

Cantiknya Gista Putri, Istri Wishnutama, Hamil 8 saat Pelantikan Kabinet Indonesia Maju

Setelah mengetahui kesalahannya. Petugas pun meminta kepada dua wanita tersebut mengambil surat tilang.

Operasi perdana zebra seligi 2019 ini dilakukan hanya dalam waktu kurang lebih satu jam saja.

Dua wanita saat terjaring razia zebra seligi 2019 di simpang Pamedan, Kota Tanjungpinang.
Dua wanita saat terjaring razia zebra seligi 2019 di simpang Pamedan, Kota Tanjungpinang. (TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA)

Kasatlantas Polres Tanjungpinang melalui melalui Kepala Bagian Operasi Lalu Lintas (KBO Lantas) Iptu Iwan Nofriawan menyampaikan, pada perdana operasi ini dilakukan sistem stasioner atau razia ditempat.

"Kita juga lakukan razia dengan sistem hunting atau berkeliling. Namun perdana hari ini bersama PM TNI kita gelar stasioner," ujarnya usai menggelar razia di simpang Pamedan, Kota Tanjungpinang.

Disampaikannya, secara kasat mata. Pada razia ini didapati terbanyak melalukan pelanggaran ialah kendaraan roda dua.

"Karena paling banyak roda dua. Secara langsung kita lihat masih mendominasi roda dua," sebutnya.

Sementara itu, ditanyakan pelanggaran apa yang paling banyak dilakukan pengendara.

Iwan menjawab, bahwa mulai dari tidak membawa surat berkendara, tidak memiliki SIM, hingga tak memakai helm.

"Yang kita liat. Ada yang tak menggunakan helem ganda, dan tidak membawa surat-surat," ujarnya.(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved