Ditemukan Tukang Gali Kubur, Begini Kronologi Penemuan Mayat PNS Dicor di Palembang
Ditemukan Tukang Gali Kubur, Begini Kronologi Penemuan Mayat PNS Dicor di Palembang
TRIBUNBATAM.id - Seorang pegawai negeri sipil (PNS) PU Balai Jalan Palembang bernama Apriyanita (50) ditemukan tewas dalam kondisi dicor di sebuah makam, Jumat (25/10/2019) pukul 14.30 WIB.
Diketahui bahwa seorang penggali kuburlah yang pertama kali menemukan jasad dari Apriyanita, dilansir Tribunbatam.id dari TribunWow.com, Jumat (25/10/2019).
Penemuan mayat itu bermula saat seorang petugas melakukan penggalian di Tempat Pemakaman Umum (TPU) kandang, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.
• Sebelum Ditemukan Gantung Diri, Warga Bintan Ini Sempat Kirim Permohonan Maaf ke Kakaknya
• PSIS Semarang vs Borneo FC Liga 1 2019, Laskar Mahesa Jenar Waspadai Tren Positif Pesut Etam
• Jelang SEA Games 2019 Filipina, Dua Pemain Senior Batal Perkuat Timnas U-23 Indonesia
Saat dilihat dengan lebih cermat lagi, penggali kubur itu menemukan sesosok mayat dalam keadaan dicor disamping makam.
Sebelum ditemukan tewas dengan keadaan dicor, Apriyanita sempat diberitakan hilang sejak Rabu (9/10/2019) lalu.
Pihak keluarga korban atas nama Fety Mardiyana melaporkan hilangnya Apriyanita ke polisi pada 9 Oktober.
Menurut laporan diketahui bahwa Fety terakhir kali berhubungan dengan korban melalui telepon.
Lewat telepon korban berkata "Tunggu sebenatar Fety, agek (nanti) ada yang nak (ingin) aku omongi samo kau. Sekarang aku mau menemui pak lurah, Ado yang nak ditandatangani."
Setelah menyampaikan pesan tersebut kepada Fety, korban pun mematikan teleponnya.
Sejak saat itulah Apriyanita tidak bisa dihubungi kembali oleh Fety dan keluarganya.
Tahu bahwa Apriyanita tak bisa dihubungi, Fety pun berinisiatif mencari keberadaan korban.
Berdasarkan keterangan para saksi terakhir kali korban terlihat saat tengah menaikki kijang Inova berwarna hitam bersama seorang pria yang diduga berinisial YT atau Yudi Thama.
Saksi mata menjelaskan bahwa korban sempat berkata "Tunggu dulu ada yang tertinggal", kemudian Apriyanita pun masuk ke dalam rumah.
Mobil yang dinaikki oleh korban itu juga sempat berputar-putar di sekitaran rumah Apriyanita.
Dari laporan tersebut juga diketahui bahwa ada sebuah bukti transfer sebesar Rp 145 juta dari rekening korban ke rekening bank Mandiri atas nama Yudi Thama. .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/begini-kronologi-penemuan-mayat-pns-dicor-di-palembang.jpg)