Pemko Batam Dapat Kuota Penerimaan CPNS Dari Pusat, Formasi Ini Paling Banyak di Cari
Dalam keputusan MenpanRB nomor 668 tahun 2019 tentang kebutuhan PNS di lingkungan Pemko Batam, disebutkan untuk tenaga pendidikan sebanyak 71 formasi.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) memberikan 140 kuota untuk calon Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Dalam keputusan MenpanRB nomor 668 tahun 2019 tentang kebutuhan PNS di lingkungan Pemko Batam, disebutkan untuk tenaga pendidikan sebanyak 71 formasi.
Tenaga kesehatan 42 formasi dan tenaga teknis sebanyak 27 formasi.
Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, M Sahir mengaku sekitar 1400 orang yang diajukan untuk formasi P3K. Sementara sisanya, sekitar 30 persen dari kuota yang diajukan, merupakan dormasi CPNS, atau sekitar 600 orang.
• Potensi Wisata Kepulauan Riau Menjanjikan, ASITA Kepri Gelar Table Top dan Mini Travel Fair
• Sejak Diresmikan, Pasar TPID Batam Sepi Pengunjung, Lebih Ramai Pedagang Dibanding Pembeli
• Penanganan Eceng Gondok di Batam Sifatnya Teknis dan Mekanis, Pembersihan Butuh Waktu 4 Tahun
"Kita ajukan untuk semua jenis. Fungsional umum dan fungsional tertentu," ujarnya, Selasa (29/10/2019).
Sementara itu terkait dengan tenaga guru yang tiap penerimaan CPNS diakomodir, diakui sesuai kebutuhan. Disisi lain tidak sedikit tenaga pengajar yang kini pindah ke bidang lain.
Kondisinya, tenaga pengajar yang pindah kerja dibidang lain, sudah banyak mengikuti pelatihan dibidang baru.
"Sudah di jabatan struktural dan mendapat berbagai pelatihan. Sayang kalau disuruh mengajar lagi. Sudah dapat banyak pelatihan, jadi sudah mapan di posisi sekarang," katanya.
• Untuk Majukan Sepak Bola, Batam Butuh Orang Gila, Pemerintah Wajib Berikan Perhatian Khusus
• Live Streaming TV One, ILC Malam Ini Kupas Kabinet Jokowi, Siapa yang Menangis?
• Gibran Rakabuming Dipasangkan Pangeran Tampan Cucu Soekarno Pilkada Solo 2020
Sama halnya dengan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin mengatakan dari pengajuan 1.980 ASN baru, yang disetujui 140 kuota. Pemko Batam sebelumnya mengusulkan calon ASN 860 formasi dengan rincian tenaga pendidikan sebanyak 218 kuota, tenaga kesehatan sebanyak 151 orang.
"Surat keputusannya sudah kami terima," kata Jefridin.
Diakuinya tenaga teknis sebanyak 491 orang. Pengajuan Calon PPPK dengan total 1.120 orang, tenaga pendidikan sebanyak 774, tenaga kesehatan sebanyak 216 sedangkan teknis 128 orang.
Pengajuan kebutuhan Calon ASN oleh Pemko Batam ini pada 17 Juni 2019 lalu. Dengan kuota 140 calon ASN ini menututnya akan dirapatkan lebih lanjut di BKN Pekanbaru.
Dimana sebelumnya, Pemko Batam mengajukan sekitar 2ribu orang kuota pegawai. Didalamnya diajukan kuota untuk P3K, sekitar 70 persen untuk formasi P3K.
Sementara itu Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, kebutuhan lebih banyak diakui untuk tenaga guru SD dan SMP. Selain itu untuk kesehatan dan tenaga arsitek sekitar 60 orang.
Menurut Rudi, kebutuhan arsitek di Batam penting, karena dibutuhkan regenerasi. Kondisi saat ini, diakui ketersediaan pegawai dibidang arsitek Batam sangat minim. (tribumbatam.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27092019_cpns-2019.jpg)