Bebas dari Penjara, Bos Yakuza Jepang Sewa Satu Gerbong Shinkansen VIP
Dua hal paling menarik terkait kemunculan Takayama, Wakagashira Yamaguchigumi generasi ke-6 yang bebas dan kembali ke masyarakat.
Pada saat Takayama di penjara, dia punya berkeinginan kuat untuk menyatukan kembali KY dan NY ke dalam Yamaguchigumi.
"Yamaguchigumi wo hitotsu ni suru" yang artinya Yamaguchigumi jadikan satu! Itulah yang ditekankan Takayama.
Garis keras Takayama ditakutkan menggunakan Hitman, penembak bayaran kepada yang menentang penyatuan kembali Yamaguchigumi.
"Tidak akan dilakukan pakai Hitman, karena UU Anti Yakuza sangat ketat sekali saat ini. Kalau hal itu dipakai Takayama, habis lah bubar Yamaguchigumi mungkin," papar sumber Tribunnews.com.
Situasinya memang sudah lain saat ini mengenai yakuza di Jepang. Namun ketegangan akan kembali meningkat dengan keluarnya Takayama ke dalam dunia Yakuza.
Satu hari setelah pembebasan, 19 Oktober 2019, Takayama pun bertemu dengan para pimpinan yakuza generasi muda yang sangat bersemangat dan termotivasi oleh pembebasan Takayama kembali.
Takayama masih mendengarkan semua curhat mereka, mempertimbangkan, dan akan mengambil keputusan diperkirakan dalam waktu tak lama lagi.
Yang pasti kini masih beristirahat dulu, disambut pula para wanita penghibur yang dipasok untuknya karena sudah bertahun-tahun tak mendapat pelayanan wanita di penjara.
Apa yang akan terjadi, pihak polisi Jepang pun masih terus mengikuti Takayama ke mana pun dia berada karena merupakan tokoh garis keras yakuza yang memang sangat berpengaruh di Jepang meskipun sudah berusia 72 tahun.
Leher Takayama tampak masih diberikan korset, penjaga leher dan mata kanannya tampak agak tertutup, tak diketahui mengapa bisa seperti itu, lebih buruk ketimbang sebelum dipenjara 6 tahun lalu.
Akan banyak hal menarik muncul dalam waktu mendatang, diperkirakan mulai awal tahun depan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/orang-nomor-dua-mafia-terbesar-jepang.jpg)