DAFTAR Nama Ketua Umum PSSI Sejak Tahun 1930 hingga 2019, Kini Dijabat Polisi

Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Mochamad Iriawan menjabat Ketua Umum PSSI periode 2019-2023. Berikut daftar nama Ketua Umum PSSI sejak 1930.

DAFTAR Nama Ketua Umum PSSI Sejak Tahun 1930 hingga 2019, Kini Dijabat Polisi
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Wakil Ketua PSSI Kepri Mafrizon foto bersama Ketua Umum PSSI Iwan Bule usai konggres pemilihan Ketua Umum PSSI 

Dalam pemilihan tersebut, Iwan Bule memperoleh 82 suara dari 86 voters.

Tiga suara tidak sah, sementara satu lagi tidak masuk (Vijaya Fitriyasa pemilik Persis Solo keluar dari Kongres).

Sebelumnya, Mochamad Iriawan, kembali menjabarkan visi dan misinya dalam acara ngobrol bola di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Salah satu target awal jika dirinya nanti terpilih menjadi Ketum PSSI, adalah ingin membawa Indonesia digdaya di kawasan Asia Tenggara.

Sebab, Indonesia yang secara geografis dan jumlah penduduknya terbanyak jika dibandingkan negara lain, hanya berada diperingkat keempat se-Asia Tenggara.

“Saya sudah jelaskan dalam visi misi saya, komitmennya saya ingin PSSI maju."

"Ingin PSSI berkiprah di dunia internasional, tentunya berbagai step yang harus dilalui."

"Bisa dikatakan dalam setahun dua tahun ini bisa juara ASEAN, syukur-syukur lebih cepat lebih baik,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

“Kemudian juga di tahun berikutnya kita coba untuk berkiprah di Asia. Sekarang kita di Asia di rangking ke-75, sedangkan di FIFA 164, di ASEAN kita keempat."

"Ya sangat disayangkan kita negara cukup besar tapi tidak bisa merebut di ASEAN,” sambungnya.

Tak hanya juara di ASEAN, mantan Kapolda Metro Jaya itu juga ingin Indonesia masuk Piala Dunia 2024 dan tahun 2032 tampil di Olimpiade.

Menurutnya, target-target tersebut adalah mimpi Indonesia yang harus terus digapai.

Untuk itu, masalah pembenahan pembinaan usia dini, fasilitas, wasit dan sport science, pun akan ia maksimalkan demi tercapainya target-target itu.

“Kita harus punya perencanaan dan mimpi, sehingga apa yang mimpi kita inginkan bisa terwujud dengan pola-pola yang saya sampaikan tadi."

"Modernisasi, tata kelola, ada big data, baik itu pemain, pelatih, wasit."

"Kemudian ada sport science, ada pembinaan usia dini dan pembinaan soccer camp nanti bisa di sawangan atau di Sentul,” paparnya.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved