Selasa, 5 Mei 2026

2 Blantik Sapi Tewas Seruput Kopi dari Pembeli, Mayat Mengambang di Sungai, Kaget Pengakuan istri

dua agen sapi ditemukan tewas mengambang di sungai. Diduga diracun kopi oleh calon pembeli

Tayang: | Diperbarui:
(KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA)
Jasad Sukiro saat dievakuasi dari sungai, Minggu (3/11/2019). Sukirno dan rekannya Nursodik diduga tewas setelah diracun oleh pelaku berinisial M. (Foto: Humas Polres Lampung Tengah) 

#2 Blantik Sapi Tewas Seruput Kopi dari Pembeli, Mayat Mengambang di Sungai, Kaget Pengakuan istri

TRIBUNBATAM.id - Kronologi lengkap dua agen sapi ditemukan tewas mengambang, diduga diracun kopi oleh calon pembeli, istri pelaku sempat hendak menolong saat dua korban muntah-muntah.

Nahas nasib yang dialami Nursodik dan Sukirno, dia blantik sapi di Lampung yang ditemukan tewas mengambang di sungai setelah diracun kopi oleh M.

Nursodik dan Sukirno diracun sendiri oleh calon pembeli karena diduga ada masalah utang piutang.

Pelaku saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Kedua agen sapi itu, yakni Nursodik dan Sukirno, warga Lampung Timur.

Keduanya ditemukan tewas mengambang di Sungai Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah.

Kasat Reskrim Lampung Tengah, AKP Yuda Wiranegara mengatakan, dari laporan keluarga korban Sukirno mengungkapkan korban telah menghilang sejak Kamis (31/10/2019) lalu.

Ketika itu Sukirno mengaku menemui salah satu calon pembeli sapi.

 

Dari pengembangan kasus, kata Yuda, diketahui calon pembeli itu berinisial M, yang kini menghilang.

Berdasakan keterangan istri pelaku M, kedua korban diduga dirancun saat berkunjung ke rumah pelaku.

“Dari hasil keterangan istri pelaku, pada saat kejadian ditemukan dua gelas kopi yang sudah diminum kedua korban,” kata Yuda saat ditemui di ruang Instalasi Forensik dan Kamar Jenazah RS Bhayangkara Polda Lampung, Minggu (3/11/2019).

Masih dari keterangan istri pelaku M, kedua korban terlihat muntah-muntah dan minta tolong karena merasa sakit di kepala.

Namun, istri pelaku M tidak bisa menolong karena pelaku memintanya masuk ke kamar.

Dia menambahkan, sementara ini pihaknya telah memeriksa tujuh orang saksi dua di antaranya istri dan anak pelaku yang waktu kejadian berada di lokasi.

Yuda mengatakan, pihaknya juga masih menunggu hasil uji lab dari rumah sakit untuk mengetahui apakah kedua korban dibunuh dengan cara di racun setelah minum kopi yang disediakan pelaku saat berkunjung di kediamannya.

"Dari hasil dokter sementara ini uji labnya belum keluar. Karena untuk menentukan kopi ada racun harus di uji lab terlebih dahulu. Jadi kami juga masih menunggu," katanya.

Diberitakan sebelumnya, dua agen sapi (blantik) di Lampung Tengah ditemukan tewas mengambang di sungai. Diduga keduanya dibunuh oleh salah satu calon pembeli lantaran masalah utang piutang.

Keduanya yakni Nursodik dan Sukirno, warga Lampung Timur. Kedua korban ditemukan terpisah setelah dinyatakan menghilang sejak Kamis (31/10/2019) lalu. Nursodik ditemukan di Sungai Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah pada Sabtu (2/11/2019).

Sedangkan jasad Sukirno ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi penemuan jasad Nursodik pada Minggu (3/11/2019) siang. (Kompas.com/ Kontributor Lampung, Tri Purna Jaya)

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2019/11/03/19441621/dua-agen-sapi-diduga-seruput-kopi-beracun-saat-bertamu

Dengan Wajah Berlumuran Darah, Vanisa Histeris Lihat Keluarga Terpanggang di Kecelakaan Tol Lampung

Vanisa tampak berlumuran darah saat berusaha keluar sembari menarik adik kecilnya dalam kecelakaan Tol Lampung yang merenggut nyawa seluruh keluarganya.

Gadis yang masih duduk di kelas 4 SD tersebut hanya bisa menangis sambil menatap nanar mobil yang ditumpanginya bersama orangtuanya habis terbakar.

Berkat pintu belakang yang terbuka, Vanisa bisa menyelamatkan diri bersama adiknya Priscilia Saronka yang masih berusia 2 tahun.

Kecelakaan maut di tol kembali memakan korban jiwa.

Kejadian nahas tersebut terjadi di Tol Lampung, tepatnya di KM 96 yang melibatkan sebuah mobil sedan dengan truk.

Melansir dari Tribun Lampung pada Sabtu (19/10/2019), kejadian bermula ketika mobil sedan melaju dari arah Bandar Lampung ke Terbanggi Besar.

 

Namun, entah karena mengantuk atau alasan lain, mobil sedan tersebut menabrak belakang truk yang melaju di jalur lambat.

Kasat lantas Polres Lampung Selatan, Ajun Komisaris Polisi M Kasyfi Mahardika mengatakan ada 4 orang korban meninggal dalam kejadian itu.

"Kendaraan sedan terbakar. Sebanyak 4 penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian," ujar AKP M. Kasyfi Mahardika dikutip dari Tribun Lampung.

"Untuk korban meninggal dunia ada 4 orang dan sudah dibawa ke RS Bhayangkara," tambahnya.

Sementara itu, 2 orang korban selamat dan terluka dibawa ke RS Mardi Waluyo Kota Metro.

Mobil sedan tersebut berpenumpang satu keluarga, di mana empat korban dinyatakan meninggal di dunia.

Korban meninggal adalah pasangan suami istri Hadi Prayitno (49), dan Yoni Saptirawati (39), Mikail (7, anak kedua), dan Kris (14, kerabat).

Melansir dari Kompas pada Sabtu (19/10/2019), sementara korban selamat diketahui bernama Vania (9), dan adiknya Priscilia Saronka (2).

Dengan wajah berlumur darah, kedua anak perempuan itu terduduk di aspal sembari menangis menatap mobil sedan yang sebelumnya mereka tumpangi terbakar.

Kerabat korban, Sindi (19) menuturkan jika kedua keponakannya selamat karena berhasil keluar dari mobil sedan yang terbakar.

"Si kakak (Vanisa) yang bawa adiknya (Pricilia) keluar, terus menjauhi mobil,” kata Sindi dikutip dari Kompas.

Gadis yang masih duduk dibangku kelas IV SD itu, berhasil menarik adiknya keluar mobil saat mobil yang disupiri ayahnya menabrak bagian belakang truk bernopol BH 8794 HP.

Salah satu bocah yang menjadi korban dalam kecelakaan di Tol Lampung mendapatkan perawatan di RS Mardi Waluyo Metro
Tribun Lampung/Bayu Saputra
Salah satu bocah yang menjadi korban dalam kecelakaan di Tol Lampung mendapatkan perawatan di RS Mardi Waluyo Metro

Berdasarkan informasi, saat kejadian Vania dan Pricilia duduk dibangku belakang bersama Mikail dan Kris.

Sementara di bangku depan ditempati ayah dan ibu mereka.

“Saat tabrakan, pintu belakang kebuka. Vania lalu langsung bawa keluar Pricilia,” kata Sindi.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di tol Sumatera KM, 96 Desa Candimas Natar, Lampung Selatan.

 

Diberitakan sebelumnya, satu mobil terbakar dan menyebabkan empat orang tewas.

Hadi beserta istri, satu anak dan seorang kerabat tewas di tempat kejadian, sedangkan dua anak perempuan paling kecil selamat dan mengalami luka-luka.

Raut kesedihan juga tampak dari beberapa kerabat korban yang tampak menangis usai melihat jenazah korban di Instalansi Forensik RS Bhayangkara Polda Lampung.

Keempat korban akan dimakamkan di Pekon Melungun Ratu, Kecamatan Sungkai Tengah, Lampung Utara. (Grid.id/ Siti Maesaroh)

#2 Blantik Sapi Tewas Seruput Kopi dari Pembeli, Mayat Mengambang di Sungai, Kaget Pengakuan istri

FOLLOW IG INSTAGRAM TRIBUN BATAM

Artikel ini telah tayang di Tribunmataram.com dengan judul 2 Blantik Sapi Tewas Seruput Kopi dari Pembeli, Mayat Mengambang, Istri Pelaku Lihat Korban Muntah

Sumber: Tribun Mataram
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved