UMK Batam 2020 Rp 4,1 Jutaan, Serikat Pekerja Walk Out

Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam jengkel dengan sikap Disnaker Batam dan organisasi pengusaha saat pembahasan UMK Batam 2020

UMK Batam 2020 Rp 4,1 Jutaan, Serikat Pekerja Walk Out
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Dewan Pengupahan Kota (DPK) menggelar rapat membahas UMK Batam 2020 di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batam, Selasa (5/11/2019) 

JENGKEL Kenaikan UMK 2020 Langsung Ditetapkan, Serikat Buruh Batam Minta DPK Bubar

TRIBUNBATAM.id -Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam jengkel dengan sikap Disnaker Batam dan organisasi pengusaha saat pembahasan UMK Batam 2020.

FSPMI langsung walk out saat pembahasan UMK Batam 2020, Selasa (5/11/2019).

Panglima Garda Metal FSPMl Kota Batam Suprapto mengatakan, kejengkelan itu terjadi lantaran sikap Disnaker Batam dan organisasi pengusaha.

Suprapto menambahkan, UMK Batam 2020 yang diinginkan pengusaha Rp 4.130.279, katanya, jauh dari kesejahteraan buruh.

Sekarang, katanya, harga sembako, biaya transportasi dan beberapa kebutuhan pokok lainnya mengalami kenaikan.

"Jika dibandingkan biaya hidup saat ini, sangat jauh. Kami minta setidaknya UMK Batam 2020 Rp4, 6 juta sampai Rp5 juta. Baru deal," katanya.

Sebelumnya, DPK Kota Batam, menggelar perundingan upah yang berlaku 2020, di kantor Disnaker Kota Batam di Sekupang, Batam, Selasa (5/11/2019).

DPK Terdiri dari perwakilan pengusaha, Disnaker Batam, dan serikat pekerja.

 

Serikat yang hadir Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam,

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved