BATAM TERKINI

38 Kapal Hasil Tangkapan di PSDKP Batam Kasusnya Sudah Ingkrah

Dari 49 unit kapal tangkapan PSDKP Jembatan II Barelang Batam, 38 unit di antaranya kasusnya sudah ingkrah dan jadi hak milik negara RI.

38 Kapal Hasil Tangkapan di PSDKP Batam Kasusnya Sudah Ingkrah
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Menteri Edhy Prabowo meninjau puluhan awak kapal yang ditahan di Kepri, Rabu (13/11/2019) 

38 Kapal Hasil Tangkapan di PSDKP Batam Kasusnya Sudah Ingkrah

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dari 49 unit kapal tangkapan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Jembatan II Barelang Batam, 38 unit di antaranya kasusnya sudah ingkrah dan menjadi hak milik negara Republik Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) PSDKP Batam, Syamsu, mengungkapkan 38 unit kapal tersebut beberapa di antaranya masih layak digunakan.

Sementara yang lainnya sudah lapuk karena sudah lama ditambatkan di pangkalan PSDKP Barelang.

Menyusul pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, bahwa kapal hasil tangkapan PSDKP tidak serta merta ditenggelamkan dan akan diberikan pada nelayan lokal.

Bripka Khairul, Gagalkan Penyelundupan Bayi Lobster, Sebulan Mengintai di Tengah Laut

Hal tersebut disambut baik oleh PSDKP Kota Batam.

"Mengenai kapal hasil tangkapan yang sudah diserahkan kepada negara, sah-sah saja, diberikan kepada nelayan," kata Syamsu.

Dia juga menjelaskan kapal hasil tangkapan yang ada di Pangkalan PSDKP ada beberapa yang masih bisa digunakan.

"Mengenai rencana pak Menteri, itu tergantung putusan Pengadilan, sampai sejauh ini kita belum tahu aturannya seperti apa. Kita siap menjalankan aturan yang akan dibuat oleh Pak Menteri," kata Syamsu. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved