HEADLINE TRIBUN BATAM
Ledakannya Keras! Saya Sampai Terangkat, Pelaku Kelabui Pos Jaga Mapolresta Medan
Ledakan bom di Polrestabes Medan terjadi saat warga sedang ramai membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) guna keperluan melamar CPNS.
Ledakannya Keras! Saya Sampai Terangkat, Pelaku Kelabui Pos Jaga Mapolresta Medan
TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Peristiwa mengejutkan mengguncang Kota Medan, Sumatera Utara.
Ledakan bom bunuh diri terjadi di halaman parkir Mapolresta Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11) sekitar pukul 08.40 WIB.
Ledakan terjadi saat warga sedang ramai ke markas polisi tersebut untuk membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) guna keperluan melamar CPNS.
Akibatnya, suasana di Mapolresta langsung panik. Petugas polisi dan warga di lokasi berhamburan ke halaman Mapolresta yang sedang ramai.
Seorang saksi mata, Lila Mayasari mengatakan bahwa saat kejadian dia sedang mengurus SKCK. Lila tiba sekitar pukul 08.35 WIB di Mapolresta atau 10 menit sebelum bom meledak.
Betapa terkejutnya Lila saat mendengar suara ledakan yang begitu keras.
• Densus 88 Tangkap Operator Sekolah dan Istri Mudanya di Cianjur, Terkait Bom Bunuh Diri Medan?
"Ledakannya keras sekali. Saya sampai terangkat. Pas kejadian. Saya lagi nyantai dan tiba-tiba seperti terangkat. Saya memang sudah langsung yakin ini bom,” ujar Lila.
Dia bersama puluhan warga lain yang sedang menguru SKCK langsung berhamburan ke luar ruangan tempat pengurusan SKCK.
"Pas saya keluar, saya enggak lihat korban. Soalnya, banyak orang. Tapi ada asap putih,” kata Lila dengan nafas terengah-engah.
Saat kejadian, lanjut Lila, ada sekitar 50 orang berkerumun di dekat lokasi ledakan.
Beberapa orang ia dengan berteriak bom.
Sebagian mereka yang panik kemudian berdesak-desakan untuk keluar dari Mapolresta dan berkumpul di jalan raya.
Diceritakan Lila bahwa saat kejadian dirinya sedang menunggu panggilan. Setelah terdengar suara ledakan yang begitu kuat, dirinya beserta orang-orang yang sedang melakukan pengurusan SKCK diarahkan untuk keluar menyelamatkan diri.
"Saya ingat anak dan langsung keluar berdesak-desakan dengan yang lain. Saya tak berani dekat ke kerumunan untuk melihat pelaku,," jelas Lila.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/14112019headline-tribun-batam.jpg)