Breaking News:

Menhan Prabowo Bentuk Pasukan Rahasia Tambah Kekuatan TNI, Libatkan Nadiem Makarim

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyiapkan pasukan rahasia untuk mengamankan Indonesia.Libatkan Nadiem Makarim

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO/KRISTIAN ERDIANTO
Mendikbud Nadiem Makarim dan Menhan Prabowo Subianto 

Pasukan itu berada di Komponen Cadangan yang dikatakan oleh  Prabowo saat rapat.

Komponen ini didasari dari Undang-Undang tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan negara (PSDN).

Komponen Cadangan ini tentunya akan dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan menambah kekuatan TNI sebagai Komponen Utama Pertahanan Nasional.

Ia pun mengaku jika untuk mempertahankan Indonesia, Prabowo Subianto tak bisa kerja sendirian.

Prabowo menyebutkan jika harus ada andil dari kementerian dan lembaga di luar Kementerian Pertahanan.

Disamping itu ia juga menuturkan untuk mempersiapkan pasukan khusus yang berada di bagan Komponen Cadangan.

Sistem pertahanan negara yang terdiri dari pertahanan militer dan non-militer, serta fisik dan non-fisik menjadi perhatian dari Menhan.

Dalam sistem pertahanan fisik,  Prabowo mengatakan bahwa terdiri dari tiga unsur.

Yakni Komponen Utama yakni TNI, serta komponen Cadangan dan Komponen Pendukung diluar TNI.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Prabowo Subianto saat hadiri rapat perdana dengan Komis I DPR RI
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN -- Prabowo Subianto saat hadiri rapat perdana dengan Komis I DPR RI

Dalam mempersiapkan pasukan khusus yang berada di Komponen Cadangan,  Prabowo mengatakan bahwa nanti Nadiem selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan akan berperan penting.

"Ini tentunya akan banyak peran dari kementerian dan lembaga di luar pertahanan, sebagai contoh kita harus kerja sama dengan Kementerian Pendidikan untuk menyusun Komponen Cadangan," ujar  Prabowo saat memaparkan program Kementerian Pertahanan dalam rapat kerja dengan Komisi I di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019), dikutip dari Kompas.com.

Bukan dengan wajib militer, namun  Prabowo menegaskan bahwa akan ada pelatihan bagi perwira-perwira cadangan tersebut.

Dalam merekrut dan melatih perwira cadangan tersebut,  Prabowo tidak bisa lepas dari peran jenjang pendidikan di Indonesia.

Ia mengatakan untuk Komponen cadangan nanti akan banyak diambil dari Mahasiswa dan siswa Setingkat Sekolah Menengah Atas.

Bahkan tak memungkiri  Prabowo juga mengatakan akan memulai itu semua sedini mungkin yakni jenjang Sekolah Menengah Pertama.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved