BATAM TERKINI

DAFTAR 5 Perusahaan Top Dunia yang Digandeng Batam Aero Technic

Batam Aero Technic menggandeng 5 perusahaan ternama dunia untuk memperluas dan memperkuat penyerapan pasar MRO di Indonesia dan luar negeri.

DAFTAR 5 Perusahaan Top Dunia yang Digandeng Batam Aero Technic
istimewa
(kanan) President Director of Batam Aero Technic (BAT), I Nyoman Rai Pering Santaya bersama Head of Services Sales Airbus Asia Pacific, Cecile Houdet 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Batam Aero Technic (BAT) yang merupakan perusahaan di bidang perawatan dan perbaikan pesawat udara member of Lion Air Group, baru saja menjalin kerjasama dengan 5 perusahaan ternama dunia. 

Kerjasama itu dilakukan dengan perusahaan terkemuka antara lain Airbus, AirFi Indonesia, Honeywell, Pratt & Whitney Canada dan Victor Enterprises, Authorised ExxonMobil.

Penandatanganan dilakukan oleh President Director of Batam Aero Technic (BAT), I Nyoman Rai Pering Santaya bersama Head of Services Sales Airbus Asia Pacific, Cecile Houdet, President Director PT Dua Surya Dinamika (Airfi Indonesia), Satish I. Mahtani, President Director PT Honeywell Indonesia, Roy Kosasih, General Manager Pratt & Whitney Canada, Tham Eng Kit dan Chief Executive Officer (CEO) Victor Enterprise, ExxonMobil, Alan Lim. 

 Rusdi Kirana Sambut Menteri dan Pejabat yang Hadiri Groundbreaking MRO Lion Air di Hang Nadim Batam

 Naik Jet Pribadi, Menko Perekonomian dan Menhub Tiba di Batam Hadiri Groundbreaking MRO Lion Air


Pencapaian tersebut dilaksanakan di Jakarta bertepatan rangkaian acara Aviation MRO Indonesia (AMROI) ke-7 atau konferensi perawatan pesawat.

President Director Batam Aero Technic, I Nyoman Rai Pering Santaya mengatakan, BAT dengan bangga melakukan pengembangan usaha bersama mitra terkait yang bertujuan menciptakan sinergitas guna meningkatkan kemampuan BAT serta mendukung industri aviasi. 

“Dengan demikian diharapkan mampu membentuk iklim usaha yang komprehensif,” ujarnya dalam rilis yang diterima Tribunbatam.id, Kamis (14/11/2019). 

I Nyoman Rai Pering mengatakan, BAT menyambut baik bentuk kerjasama pada kesempatan tersebut dan optimis kerjasama yang terjalin akan menambah diversifikasi BAT. 

“Sehingga memperluas dan memperkuat kemampuan BAT dalam penyerapan pasar MRO di Indonesia dan luar negeri. 

BAT terus berusaha mempertahankan kolaborasi yang berkesinambungan. 

Oleh karena itu, BAT menilai dari partnership agreement dapat menambah kepercayaan dan memberikan peluang untuk mengukuhkan kiprah BAT secara internasional terutama kemampuan perawatan komponen dan pesawat udara,” ujarnya. 

Spesifikasi kerjasama Airbus dilakukan berkaitan dengan layanan jam penerbangan atau flight hour service Airbus 330-900NEO untuk mendukung keandalan operasional Airbus 330 yang dioperasikan Lion Air (kode penerbangan JT) dan Thai Lion Air (kode penerbangan SL) menuju world class airline. 

“Hingga saat ini, Lion Air Group mengoperasikan Airbus 330-900NEO terdiri dua, di Indonesia dan satu di Thailand,” ujarnya.

 Investigasi KNKT Selesai, Begini Ternyata Lion Air JT 610 Jatuh, Ada 9 Penyebab Kecelekaan Diungkap

 Lion Air Grup Kenalkan Pesawat Baru, Airbus 330 Neo dengan Teknologi Terkini

Airbus juga mendukung pengembangan kemampuan sumber daya manusia meliputi skill and managerial BAT/Lion Group serta mengaplikasikan digital system untuk proactive system management.

Yaitu proses terstruktur untuk melayani Lion Air Group yang membutuhkan konsultasi manajemen serta program pesawat udara sekaligus identifikasi lebih awal serta tindakan cepat sebelum komponen mengalami gangguan. 

“Partnership dengan PT Dua Surya Dinamika (AirFi indonesia), lebih mengedepankan kinerja BAT dalam mempersiapkan pemasangan wifi, merupakan sistem intranet sederhana, di mana gadget wisatawan atau pebisnis (travelers) tersambung hiburan penerbangan (inflight entertainment/ IFE) bisa menikmati konten hiburan yang sudah disediakan,” katanya. 

Sedangkan kerjasama dengan Honeywell, lebih berkonsentrasi dalam menjaga keandalan komponen dan dukungan teknis dalam layanan operasional untuk peningkatan skill and managerial sumber daya manusia. 

“Selain itu, menerapkan mengaplikasikan sistem keandalan komponen pesawat udara (component realibility system) dengan mekanisme pemantauan kinerja (performance monitoring) dan langkah memberikan tindakan lebih awal (follow up preventive action),” katanya. 

Kerjasama dengan Pratt and Witney Canada, dikatakan I Nyoman Rai antara lain mengimplementasikan informasi dan teknologi (transfer technology) guna mendukung pembangunan perawatan mesin dan komponen pesawat (engine shop) di Batam. 

Segmen ini dinilai potensial untuk digarap. Dengan demikian memberikan nilai tambah efisiensi terhadap perawatan mesin serta meningkatkan pengembangan kemampuan sumber daya manusia agar semakin unggul.

 Bawa Boneka di Pesawat Harus Beli Tiket, Catat 5 Fakta Unik Wisata ke Thailand

 Panduan 6 Tips Berpakaian Saat Naik Pesawat, Pilih Baju Longgar dan Banyak Kantong

“Untuk Victor Enterprises, Authorised ExxonMobil, mencakup kerjasama penyediaan oli pelumas dan pengembangan kemampuan untuk analisis kebutuhan dan optimalisasi kinerja mesin pesawat udara,” sebutnya. 

I Nyoman Rai mengatakan, Victor Enterprises menawarkan beragam pelumas termasuk penerbangan. 

Sebagai distributor resmi ExxonMobil, Victor Enterprises adalah pemasok regional bahan bakar, pelumas dan bahan kimia khusus.

“Melalui kerjasama ini akan berdampak positif bagi berbagai pihak dan meningkatkan serapan pasar perawatan pesawat udara. 

Harapannya dapat mengembangkan industri aviasi nasional dan memasarkan jasa hingga ke luar negeri. 

BAT juga memiliki komitmen dalam menuju industri aviasi Indonesia maju,” tambah I Nyoman Rai Pering. (Tribunbatam.id/Nabella Hastin Pinakesti

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved