Selasa, 21 April 2026

Dilaporkan Ancaman Pembunuhan Artis, Qory Supiandi Buru-buru Klarfikasi ddan Minta Maaf

Qory Supiandi mendadak menjadi perbincangan setelah pesinetron Eza Gionino terang-terangan melaporkannya ke Polisi

Kompas.com
Eza Gionino saat ditemui di Polres Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/11/2019). (KOMPAS.com Revi C Rantung ) 

#Dilaporkan Ancaman Pembunuhan Artis, Qory Supiandi Buru-buru Klarfikasi dan Minta Maaf

TRIBUNBATAM.id -  Nama Qory Supiandi mendadak menjadi perbincangan setelah pesinetron Eza Gionino terang-terangan melaporkannya ke Polres Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (16/11/2019).

Eza Gionino melaporkan pria asal Kalimantan Barat ini lantaran telah berani mengancam keluarganya.

Eza Gionino menceritakan kronologi awal hingga adanya ancaman pembunuhan untuk anak istrinya.

Kepada para awak media, Eza Gionino menyebut bahwa dia awalnya membeli ikan arwana dari Qory Supiandi.

Ia membeli ikan arwana tersebut karena ingin membantu Qory Supiandy yang dikenal dari temannya bernama Doni.

Kebetulan, lanjut Eza, Qory membutuhkan uang yang kemudian menjual dua ikan arwananya sebesar Rp 12 juta.

Qory Supiandy yang disebut-sebut penjual ikan arwana kepada Eza ini melalui akun instagramnya @qsupiandy dan @luzensuges1250 lantas melakukan klarifikasi dan permohonan maaf kepada Eza.

"Assalamulaikum warahmatullah wabarkatuh, perkenalkan nama saya Qory Supiandi atau biasa dipanggil dengan Muhammad Fatar.

Disini saya mau mengklarifikasikan untuk menceritakan dari awal apa adanya tentang masalah yang sedang booming yaitu termasukpencemaran nama baik saya, termasuk tentang ketidaknyamanan ancaman ke keluarga bang Eza Gionino, Mohon maaf.

Dari awal cerita ini begini, pertama kali saya kenal dengan teman  saya yaitu orang Jakarta juga, saya minta sama dia "bang boleh ndak saya minta nomor satu artis, saya mau menjual ikan ke dia, dengan syarat saya kasih diskon, setelah itu dia viralkan saya, dia angkat nama saya, saya kasih gratis, diskon dari harga mahal saya turunin dengan syarat dia viralkan saya

Pas harganya cocok,ikannya langsung saya kirim, saya usahakan, satu dia minta ikan orang Pontianak, ikan teman saya, dan ikan teman saya itu mahal harganya 18 juta, ada ikan saya di rumah tapi pas hari demi berganti saya dapat ikan di lapangan yang harganya hanya 4-5 juta, ikan itu sama persis dengan ikan yang dia mau yang ukurannya 33-35 cm itu, cuma hanya hanya turunkan dayungnya saya samakan persis, satu lagi ikan saya memang saya salah saya tidak ngomong kalau ikan itu cakil karena terdesak waktu, bang Eza ada bilang kalau bisa kamu angkat lagi kepalanya kamu, terus kamu perbaiki matanya supaya mulus, saya ndak mau ikan cacat.

Tapi dikarenakan terdesak, makanya saya kirim ikannya, itu bukan ikan saya tetapi ikan orang, saya hanya calo, pelakon mengambil makan disitu.

Begitu ikannya sampai di Jakarta, bang Eza buatkan video ikannya sampai dengan selamat, ikannya baik, baik bagus, murah boleh pesan di Qory Supiandi atau Muhammad Fatar.

Begitu hal itu terjadi, sekitar 4-6 hari, tiba-tiba bang Eza komplain, ikannya tidak sesuai tidak sama, ia saya ngaku saya minta maaf, saya tidak egois untuk ah bang ikan ini harus diambil, ah pokoknya ikannya harus dibayar, saya tidak egois seperti itu, saya cuma bilang, iya bang abang boleh kembalikan dan cancel itu ikan, tetapi kenapa bang Eza ndak cancel ikan itu malah mintak ganti lagi ikan yang baru, saya dapat uang dari mana untuk ganti ikan itu, sementara ikan yang 2 ekor punya orang saja belum beres, belum dibayar dan belum dikembalikan, coba ikan itu dikembalikan dulu, ikan itu saya jual, mungkin abang minta ikan yang 15 juta mungkin saya beli, saya rugi pun ndak apa, asal urusan saya selesai, saya ndak dibilang penipu.

Tapi kalau abang gantungin  2-3 minggu harus dapat ikan yang baru, mau saya sampai mati pun saya ndak bakal dapat ika itu, karena saya ndak punya kuasa, ndak punya uang untuk beli ikan yang baru, saya hanya modal kepercayaan,"ujarnya.

Pas malam kamis kemarin saya suruh teman saya ngambil ikan ke rumah abang, dan abang bilang ya udah kamu ambil saja ikannya, nanti kamu tolong bayarin ongkos kirim,saya suruh teman saya di Jakarta ngambil ikan.

Tetapi kenapa abang ngomongi ke dia kalau kamu ngambil ikan ke rumah, saya akan buat kamu video sampai viral, sampai teman saya takut namanya dibawa-bawa,

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved