Persib Wajib Menang Lawan Barito Putera demi Target AFC Cup 2020, Djanur Tak Gentar
Persib Bandung harus menang melawan Barito Putera agar bisa penuhi target runner up Liga 1 2019. Djanur tak gentar
Hal tersebut dilakukan Robert Alberts demi hasil positif yang terus dikejar Persib Bandung.
"Kita ingin tetap menjaga pemain tetap fit di lapang, kita fokus setiap laga, kita harus melihat semua kesempatan," ucap Robert Alberts.
"Jika kita menang, dan tim lain menang, kita masih berada di posisi 6. Kita harus menang, tim lain harus kalah, jika ingin berada di posisi 5," imbuhnya.
"Target kita 5, kita fokus untuk mendapatkan itu. Kita sekarang ada di posisi 6, jadi kita targetkan posisi 5," paparnya.
Djanur Tak Gentar
Menghadapi Maung Bandung tentu sorotan bakal tertuju pada sosok sang pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman alias Djanur.
Menghadapi bekas klub yang membesarkan namanya, Djanur mengaku tidak gentar justru dia akan membuktikan kualitas racikan pemainnya di hadapan masyarakat Bandung.
Djanur bertekad mencuri poin bukan sebagai ajang pelampiasan emosi tapi juga demi misi menyelamatkan tim dari jurang degradasi.
"Yang penting bersama Barito sekarang kami lagi butuh poin untuk bersaing agar tidak degradasi," kata eks pelatih Persib, Persebaya dan PSMS Medan ini kepada Banjarmasinpost.co.id via WhatsApp.
Djanur menambahkan menghadapi Persib, dia menganggapnya biasa saja sama dengan tim-tim lainnya.
Sebab selama ini juga sering bertemu baik menukangi Persebaya maupun PSMS Medan.
"Sudah sering ketemu Persib setelah saya tidak melatih Persib, pernah sebagai pelatih PSMS, Persebaya sehingga rasanya sudahh biasa saja, sama dengan menghadapi tim yang lain," kata pelatih yang ramah terhadap wartawan ini.
Lalu siapa pemain Persib yang bakal menyulitkan Barito Putera di laga nanti? Djanur langsung menyebut striker asal Chad, Ezechiel N Douassel.
"Untungnya Ezechiel ga main lawan Barito Putera," ujar Djanur.
Namun Djanur tetap mewaspadai pemain lain semisal Kevin van Kippersluis, Febri Hariadi Omid Nazari dan eks pemain PSMS Medan, Frets Butuan.
"Ezechiel absen tapi masih ada Kevin, Febri atau Omid yang harus jadi perhatian belum lagi Frets Butuan," tambah dia.
Saat menjadi bagian Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mempersembahkan tropi bagi Persib berupa juara ISL 2014 dan juara Piala Presiden 2015.
Terhitung Djanur sudah lima kali berhadapan dengan Persib Bandung sebagai pelatih PSMS Medan dan Persebaya Surabaya.
Hasilnya, Djanur unggul dengan torehan empat kemenangan dan satu kali kalah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/persib1210.jpg)