Staf Khusus BUMN: Yang Tolak Ahok BTP Jadi Bos BUMN Takut Birokrasi Dibersihkan kayak di Jakarta

Staf Khusus BUMN, Arya Sinulingga angkat bicara terkait penolakan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama itu.

Staf Khusus BUMN: Yang Tolak Ahok BTP Jadi Bos BUMN Takut Birokrasi Dibersihkan kayak di Jakarta
TRIBUNJATIM.COM
Staf Khusus BUMN: Yang Tolak Ahok BTP Jadi Bos BUMN Takut Birokrasi Dibersihkan kayak di Jakarta 

Staf Khusus BUMN: Yang Tolak Ahok BTP Jadi Bos BUMN Takut Birokrasi Dibersihkan kayak di Jakarta

TRIBUNBATAM.id- Pro dan kontra terkait rencana Ahok BTP menjadi pimpinan BUMN terus bergulir.

Dikabarkan sejumlah pihak dari internal BUMN pun ada yang telah menyatakan sikap menolak Ahok BTP jadi Bos BUMN.

Staf Khusus BUMN, Arya Sinulingga angkat bicara terkait penolakan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama itu.

Diketahui, kabar terpilihnya Ahok untuk memimpin satu perusahaan BUMN menimbulkan penolakan, di antaranya dari serikat pekerja Pertamina.

Arya menganggap penolakan Ahok sebagai bentuk rasa khawatir kepada Ahok yang nantinya akan membersihkan birokrasi seperti saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Arya menegaskan bahwa BUMN harusnya menjadi perusahaan yang dijalankan atas dasar profesionalitas dan tak mengaitkan perkara lainnya.

"BUMN kalau kita lihat adalah tempat yang memang lepas daripada itu gitu, fokus kepada profesionalitas," ujar Arya.

Arya kemudian menyebut ada dua kemungkinan jika sampai pihak internal BUMN menolak Ahok.

Di antaranya karena tak ingin Ahok membersihkan birokrasi seperti saat dirinya memimpin Pemprov DKI Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Anne Maria
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved