Selasa, 21 April 2026

Mengenal Adamas Belva Syah Devara, CEO Ruang Guru yang Jadi Staf Khusus Milenial Jokowi

Mengenal Sosok Adamas Belva Syah Devara CEO Ruang Guru yang menjadi staf khusus milenial Jokowi dibidang teknologi.

nstagram @belvadevara
Mengenal Adamas Belva Syah Devara, CEO Ruang Guru yang Jadi Staf Khusus Milenial Jokowi. 

TRIBUNBATAM.id - Staf khusus Presiden Jokowi berasal dari kalangan milenial.

Hal ini bisa kita lihat dari 7 staf khusus yang sudah terpilih dan resmi diumumkan oleh Jokowi, Kamis (22/11) kemarin.

Salah satu staf khusus Jokowi yang tidak kalah menarik dengan staf lainnya adalah bergabungnya CEO Ruang Guru menjadi bagian dari staf khusus Jokowi untuk periode 2019-2024.

CEO Ruang Guru tentunya adalah Adamas Belva Syah Devara (29).

Dirinya kini terpilih menjadi Staf Khusus Presiden dalam mengawal kepemerintahan 2019-2024.

Dikutip dari Wikipedia, Adamas Belva Syah Devara dikenal sebagai pendiri dan direktur utama dari perusahaan startup di bidang pendidikan dan teknologi terbesar di Indonesia, Ruang Guru.

7 Staf Khusus Milenial Jokowi Diperkenalkan, Berikut Tugas dan Profil Singkatnya

Adamas Belva Syah Devara ini merupakan sosok pengusaha, tokoh muda, dan aktivis sosial.

Anak pertama dari tiga bersaudara ini adalah alumnus pascasarjana bergelar ganda dari Harvard University mengambil jurusan Master of Public Administration (Kebijakan Publik) dan Stanford University mengambil jurusan Master of Business Administration (Bisnis Manajemen).

Adamas Belva Syah Devara CEO Ruangguru

Adamas Belva Syah Devara CEO Ruang Guru saat kuliah di Harvard dan Stanford.

(Instagram: @belvadevara)

Pada tahun 2017 ia terpilih sebagai salah satu dari 30 pengusaha muda paling berpengaruh di Asia oleh Forbes Magazine.

Diketahui, dirinya berasal dari keluarga sederhana yang senantiasa selalu memberikan pendidikan terbaik sejak kecil.

Ia menempuh pendidikan menengah pertama di SMP Islam Al Azhar 8 dan pendidikan menengah atas di SMA Presiden, sebuah sekolah semi-militer bertaraf internasional.

Selama SMA, ia selalu meraih peringkat satu dan menjuarai berbagai kompetisi olimpiade ilmiah, pidato, dan debat berbahasa Inggris.

Berkat itu lah, Belva yang bukan dari keluarga tingkat ekonomi tinggi selalu mendapatkan beasiswa penuh, sehingga tak memerlukan uang sepersen pun untuk biaya pendidikan selama SMA.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved