Breaking News:

KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2022

Fakta-fakta Suporter Indonesia Ditusuk & Dikeroyok; di Malaysia, Ini Penjelasan Kemenpora RI

Berikut Fakta-fakta Suporter Indonesia Ditusuk & Dikeroyok di Malaysia, Ini Penjelasan Kemenpora RI

Editor: Danang Setiawan
HERKA YANIS/BOLASPORT.COM
Bendera raksasa yang dibentangkan para suporter Indonesia pada laga semifinal SEA Games 2017 timnas U-22 Indonesia kontra Malaysia di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia pada Sabtu (26/8/2017). 

Fakta-fakta Suporter Indonesia Ditusuk & Dikeroyok di Malaysia, Ini Penjelasan Kemenpora RI

TRIBUNBATAM.id - Pertandingan timnas Indonesia melawan Malaysia pada laga kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019), memang sudah berakhir.

Akan tetapi ternyata banyak kejadian yang sangat merugikan suporter timnas Indonesia selama di Malaysia.

Di media sosial ada video viral yang memperlihatkan suporter timnas Indonesia terkena tusukan oleh pendukung Malaysia.

Tak hanya ditusuk, suporter timnas Indonesia itu juga dikeroyok sebelum H-1 pertandingan.

Pemerintah Indonesia lewat Kemenpora geram dengan adanya aksi pengeroyokan kepada suporter Garuda.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto, berharap pihak Malaysia bisa menyelesaikan kejadian itu hingga tuntas.

Tira Persikabo vs PSIS Semarang, Rahmad Darmawan Waspadai Kebangkitan Laskar Mahesa Jenar

Winger Persib Bandung Kecewa Timnas Indonesia Kalah di Malaysia, Febri: Tim Sudah Bekerja Maksimal

Gatot mengatakan Kemenpora semula baru ingin bersikap setelah mendapatkan informasi dari PSSI.

Sebab, kepengurusan PSSI datang langsung ke Stadion Nasional Bukit Jalil untuk menyaksikan pertandingan tersebut.

Meski begitu, tidak ada informasi lengkap yang disampaikan PSSI ke Kemenpora hingga kejadian itu viral di media sosial.

Kemenpora langsung mengambil inisiatif untuk berkomunikasi dengan beberapa pejabat KBRI di Kuala Lumpur.

"Sebelum menghubungi KBRI di Kuala Lumpur, kami berusaha secara internal untuk memastikan apakah konten video yang dimaksud itu adalah hoax atau bukan," kata Gatot.

"Dan ternyata informasi yang dimaksud adalah bukan hoax. Konfirmasi ini penting untuk memudahkan memberikan penjelasan lengkap kepada publik," ucap Gatot menambahkan.

Lebih lanjut Gatot mengatakan pihak Kemenpora langsung menghubungi Kepala Fungsi Konsuler KBRI di Kuala Lumpur, Yusron B Ambary.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved