Fakta-fakta Siswa SMP di Batam Dikeluarkan Sekolah karena Tolak Hormat Bendera Merah Putih

Dua orang siswa SMP 21 Batam dikeluarkan dari sekolah gara-gara menolak hormat bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Fakta-fakta Siswa SMP di Batam Dikeluarkan Sekolah karena Tolak Hormat Bendera Merah Putih
Tribun Batam/Istimewa
Bendera Merah Putih 

TRIBUNBATAM.id - Dua orang siswa SMP 21 Batam dikeluarkan dari sekolah gara-gara menolak hormat bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Kasus siswa menolak hormat bendera itu sudah ditangani Dinas Pendidikan Batam.

Orangtua siswa merasa punya alasan tersendiri hingga anaknya menolak hormat bendera, namun di sisi lain orangtua tetap menginginkan anaknya sekolah.

TRIBUNBATAM.id mengumpulkan fakta-fakta sebagai berikut.

1. Kepala Sekolah sempat bingung

 Dua siswa SMPN 21 Batam yang dikeluarkan dari sekolah gara-gara menolak hormat bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya saat ini menjadi viral dan jadi topik hangat.

Meski viral, namun baik pihak sekolah maupun orangtua siswa belum menemukan solusi tepat untuk mengatasi perbedaan keduanya.

 Hal itu karena menyangkut keyakinan seseorang dan tatanan bernegara.

Meski sudah dilakukan mediasi oleh pihak pemerintah melalui rapat bersama, namun pihak keluarga menganggap bahwa keyakinan adalah kemerdekaan hakiki seseorang yang diatur negara.

Saat ditemui TRIBUNBATAM.id, Kepala Sekolah N 21 Sagulung Batam, Foniman juga sempat bingung menyikapi kasus tersebut.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved