Sabtu, 2 Mei 2026

Wanita ini Menangis Meraung-raung, Mengaku Jadi Korban Pemerkosaan dan Perampokan

Video tangisan seorang wanita yang mengaku korban perampokan dan rudapaksa di Mangrove Wonorejo Viral di media sosial. Video tersebut diunggah akun

Tayang:
Editor: Eko Setiawan

TRIBUNBATAM.id - Sreorang gadis menangis meraung-raung dan mengaku baru saja diperkosa dan menjadi korban perampokan.

Video tangisan seorang wanita yang mengaku korban perampokan dan rudapaksa di Mangrove Wonorejo Viral di media sosial. 

Video tersebut diunggah akun Facebook Aris Josapat, Rabu (27/11/2019) pukul 23.35.

Wanita yang tak diketahui identitasnya itu tak menghiraukan warga yang bertanya padanya. 

Dalam video tersebut juga terdengar percakapan dengan logat bahasa Suroboyo antara warga dengan pemilik warung tempat si perempuan itu duduk. 

"Opo ae sing ilang mbak?," tanya pria. 

"Tas, hape sepatu yo di gowo sisan, iku mbake ya gak sandalan. (Apa saja yang hilang mbak? Tas, handphone dan sepatu juga dibawa, sampai mbaknya tidak pakai sandal)," jawab wanita yang berada di sana. 

Perempuan diduga korban itu sama sekali tidak menjawab dan terus menangis. Sementara warga lainnya, terlihat mencoba menenangkannya.

Menurut warga, wanita ini sebenarnya mau ke kampus, tetapi dipaksa diajak ke mangrove oleh si pria. 

"Sudah mbak di sini saja sebentar dan jangan menangis," tambah seorang warga.

Dalam caption unggahannya sendiri, akun tersebut menulis jika si wanita dalam video merupakan korban pemerkosaan dan perampasan di Wonorejo Timur tepatnya di lokasi wisata mangrove pada pukul 20.30 WIB.

Terpisah,PS Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Ipda Joko Soesanto membenarkan kejadian tersebut, namun pihaknya mengarahkan pelapor untuk melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Surabaya.

"Benar semalam sudah kesini (polsek) mau laporan terkait pemerkosaannya. Kami antarkan ke Polrestabes Surabaya, karena ada unit PPA disana," singkatnya. (*)

Dirudapaksa, dan Dirampok di Kamar pada Dini Hari

Seorang gadis berusia 25 tahun inisial Nur, menjadi korban penodongan, pemerkosaan (rudapaksa) dan perampokan, pada Rabu (5/11/2019) dini hari.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved