HARI AIDS SEDUNIA

Cegah Penularan HIV/AIDS, Calon Pengantin dan Ibu Hamil Dianjurkan Tes HIV/AIDS

Hari AIDS Sedunia diperingati dalam rangka menumbuhkan kewaspadaan masyarakat akan penyakit HIV/AIDS.

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA/FREEPIK.COM
Ilustrasi Hari AIDS Sedunia 

Cegah Penularan HIV/AIDS, Calon Pengantin dan Ibu Hamil Dianjurkan Tes HIV/AIDS

TRIBUNBATAM.id- Hari AIDS Sedunia diperingati setiap 1 Desember.

Tahun 2019 ini, Hari AIDS Sedunia jatuh pada hari Minggu besok.

Hari AIDS Sedunia diperingati dalam rangka menumbuhkan kewaspadaan masyarakat akan penyakit HIV/AIDS.

Memperingati Hari AIDS Sedunia, penting bagi calon pengantin dan ibu hamil buat melakukan pemeriksaan atau cek HIV/AIDS.

Cegah Penularan HIV/AIDS dari ibu ke anak, dokter (dr) Hendra Widjaja mengatakan penting bagi dua kalangan itu buat melakukan tes HIV/AIDS.

"Permenkes 2013 nomor 2, semua ibu hamil diperiksa pada kunjungan pertama  sehingga jika positif dapat diobati berharap dia tidak menular (pada anak). Bahkan kita sudah membuat lagi peraturan, calon pengantin kita minta periksa kalau positif maka diobati," ujarnya, Jumat (29/11/2019) di media center Kemen PP&PA.

Menurutnya penularan virus HIV/AIDS dari ibu ke anak dapat dicegah, jika calon ibu atau calon pengantin mendapatkan pengetahuan dan cara pandang tentang penyakit HIV dan bagaimana cara penularannya.

Dokter Hendra Widjaja mengatakan, Indonesia tertinggal dalam menangani pencegahan penularan virus HIV/AIDS dibandingkan Thailand, akan tetapi saat ini Indonesia mulai melakukan upaya perbaikan.

"Semua Puskesmas Kecamatan di Jakarta bisa memberikan ARV (obat HiV/AIDS) dan semua ibu hamil sudah di periksa HIV. Saya rasa upaya pemerintah sudah cukup, tinggal bagaimana ini di jalankan dengan baik. Kita tidak mau lagi ada penularan dari ibu ke anak," ujarnya

Diskriminasi sosial terhadap ODHA diakibatkan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai penyakit tersebut, salah satunya adalah bagaimana metode atau cara penularan HIV/AIDS.

Lebih lanjut, dr Hendra memaparkan virus HIV/AIDS dapat ditularkan melalui cairan diantaranya; cairan darah, cairan sperma, cairan vagina, serta cairan air susu ibu.

"Virus HIV/AIDS untuk bisa menular harus ada cairan yang berpindah dari orang yang positif HIV ke negatif HiV. Cairan yang bisa menular itu cairan darah, cairan mani, cairan vagina dan air susu ibu," ujarnya

HARI AIDS SEDUNIA - Bandung akan Selenggarakan Layanan Tes HIV dan Konseling Gratis

Terpuruk hingga Pasrah Tunggu Kematian, Beginilah Kondisi ODHA Batam Usai Divonis AIDS

Akan tetapi, selanjutnya dr. Hendra mengatakan cara perpindahan atau penularan virus HIV sari ODHA pada orang yang negatif HIV itu tidak mudah.

Menurutnya harus ada jalan atau pintu cairan yang terinfeksi virus itu dapat berpindah dari ODHA pada orang lain yang tidak terinfeksi HIV.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved