Pasukan TNI Yonif Raider 514/Kostrad Tembak KKB Papua, Jelang HUT OPM
Pasukan TNI dari Yonif Raider 514/Kostrad berhasil tembak anggota KKB Papua - Kelompok Kriminal Bersenjata, Jumat (29/11/2019).
Baku tembak terjadi saat ini Mabes TNI gelar latihan kesiapsiagaan operasi di Papua dengan melibatkan empat batalion Kostrad.
Kapendam XVII Cenderawasih Kol CPL Eko Daryanto mengatakan latihan itu digelar di tiga kota di Papua yaitu Jayapura, Wamena dan Timika.
Empat batalion yang terlibat dalam latihan yaitu Yonif Para Raider 305 Tengkorak di Wamena, Yonif Para Raider 330 Tri Dharma, dan Yonif Para Raider 433 Julu Siri, di Timika dan Yonif Raider 323 Buaya Putih dengan lokasi latihan di Jayapura.
Panglima TNI dan Kapolri menyaksikan melihat langsung latihan yang digelar di Timika, Jumat (29/11/2019).
Melansir Puspen TNI, pasukan diterjunkan dari dua pesawat C-130 Hercules TNI AU.
Puluhan payung mengembang di angkasa, menerjunkan prajurit-prajurit BKO Kodam XVII/Cendrawasih di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Jumat (29/11/2019).
Kepada awak media di Timika, Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menjelaskan bahwa penerjunan tersebut adalah bagian dari Latihan Kesiapsiagaan Operasi (LKO) yang digelar di wilayah Kogabwilhan III.
Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan bahwa LKO adalah salah satu jenis latihan yang diselenggarakan secara rutin oleh semua Kotamaops TNI di wilayah NKRI.
Beberapa waktu lalu, misalnya LKO juga digelar di Selaru, Morotai, dan di beberapa wilayah Kotamaops.
“Tujuan LKO adalah untuk menguji Rencana Operasi (RO) Kotamaops TNI dalam rangka menghadapi kontinjensi di wilayah masing-masing,” lanjut Panglima TNI.
LKO di wilayah Papua dimaksudkan untuk menguji RO Kotamaops jajaran Kogabwilhan III, yang meliputi Kodam XVII/Cendrawasih, Kodam XVIII/Kasuari, Koarmada III dan Koopsau III.
LKO di Papua juga dimaksudkan untuk menguji efektivitas Komando Pengendalian Operasi Kogabwilhan III yang baru dibentuk berdasarkan Perpres 66 Tahun 2019.
RO yang diuji meliputi RO Bantuan TNI kepada Polri dalam penanganan konflik sosial dan RO pengamanan Obyek Vital Nasional (Obvitnas).
Secara taktis militer, penerjunan di Timika merupakan bentuk inflitrasi udara.
Para penerjun disambut antusias oleh masyarakat Timika yang berbondong-bondong menuju droping zone.
Saat mendekati droping zone, mereka dikejutkan okeh munculnya beberapa Sinterklaas diantara para prajurit yang baru mendarat dari langit.
Para Sinterklas membawa karung-karung bingkisan Natal yang siap dibagikan kepada masyarakat.
Suasana bahagia dan keakraban menyelimuti Bandara Mozes Kilangin.
Masyarakat pun berbaur dengan para prajurit, cermin kemanunggalan TNI-Rakyat.
INI VIDEONYA:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/17-08-2019-pasukan-tni-yang-bertugas-di-papua.jpg)