Minggu, 14 Juni 2026

Heboh Isu Tak Perawan Atlet Senam SEA Games, Hotman Paris: Emang Oknum Pejabat Lebih Suci?

Hotman Paris buka suara soal masalah atlet senam Sea Games 2019 yang dipulangkan karena isu keperawanan

Tayang:
KOMPAS.com/IRA GITA)
Hotman Paris usai menjalani BAP di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019). 

"Yang benar terkait dengan masalah kondisi prestasinya, jadi tidak ada hubungannya dengan masalah cek keperawanan," kata Gatot.

Gatot mengatakan atlet berinisial SA tersebut dipulangkan karena melakukan suatu pelanggaran.

Pelanggaran dalam bentuk tindakan indisipliner tersebut mengakibatkan prestasi SA menurun dan terpaksa dipulangkan.

"Tidak betul ada pemulangan paksa oleh pelatih Persani, yang benar bahwa atlet tersebut melakukan tindakan indisipliner dan kurang fokus dan berdampak prestasi menurun," lanjut Gatot.

Ia mengatakan posisi SA untuk berkompetisi di SEA Games, kini sudah diganti dengan atlet lain yang memiliki prestasi lebih baik.

"Sehingga diputuskan pelatihnya tidak disertakan di SEA Games dan digantikan oleh atlet lain yang peringkatnya jauh lebih tinggi," lanjut pernyataan tersebut.

Gatot mengatakan untuk isu-isu semacam itu agar dirundingkan langsung dengan kepala pimpinan cabang olahraga dan KONI.

Karena isu-isu semacam itu dikhawatirkan dapat mengganggu konsentrasi.

Terlebih, masalah seperti keperawanan adalah sesuatu yang bersifat privasi dan tidak memiliki kaitan dengan prestasi atlet.

"Lebih baik berkonsultasi langsung kepada pimpinan induk cabor ataupun KONI, dan jika tidak dapat terselesaikan langsung ke Kemenpora, agar isu-isu sensitif seperti ini bisa segera dimitigasi secepatnya," demikian pernyataan Gatot.

 

Atlet SA Tuntut Permintaan Maaf

Atlet senam SA yang dipulangkan karena isu tidak perawan, menuntut permintaan maaf atas tudingan tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (30/11/2019), SA meminta agar semua pihak yang menuding dirinya tidak perawan untuk meminta maaf kepada orangtuanya.

SA mengatakan orangtuanya sangat sedih menerima kabar tersebut.

Ilustrasi Pemerkosaan
Ilustrasi Sedih (TribunWow.com/Rusintha Mahayu)

"Saya minta pihak yang sudah ngomong tidak sebenarnya itu untuk minta maaf ke orangtua saya karena orangtua saya sangat terpukul," ujar SA kepada para wartawan di rumahnya, Sabtu (30/11/2019).

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved