Kamis, 14 Mei 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Pedagang di Tanjungpinang Mulai Jual Pernak Pernik Khas Natal

Pernak-pernik itu seperti pohon natal, aksesoris berbentuk lonceng, lampu hias, bintang, boneka, pita, mulai dijual di sejumlah toko di Tanjungpinang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
tribunbatam.id
Salah satu toko di pasar baru jalan Gambir, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang yang menjual pernak-pernik Natal Senin (2/12/2019). 

TRIBUNBATAM.id,TANJUNGPINANG - Jelang Natal 25 Desember 2019. pernak-pernik hiasan aksesoris mulai ramai dijual oleh para pedagang di Tanjungpinang.

Pantaun Tribunbatam.id di kawasan Pasar Baru jalan Gambir, Kecamatan Tanjungpinang Kota,  Tanjungpinang, sudah lebih dari dua toko menjual pernak-pernik Natal tersebut.

Pernak-pernik itu mulai dari, pohon natal, serta aksesoris berbentuk lonceng, lampu hias, bintang, boneka, pita, dan lainnya juga terlihat telah dipajang di berbagai toko.

Harga yang dijual pun beragam. Mulai dari pohon Natal seharga Rp 180 ribu hingga Rp 800 ribu.

"Tergantung bentuk pohonnya, dan tinggi pohon Natal. Kalau semakin tinggi lebih mahal," kata salah seorang pedagang, Koko, Senin (2/12/2019).

Koko menyampaikan, pernak-pernik aksesoris juga dijual dengan harga yang beragam, mulai dari Rp 9 ribu hingga Rp 45 ribu.

Koko mengatakan, penjualan pohon Natal, pernak-pernik aksesoris sudah mulai ramai diburu pembeli.

Meski enggan menyebutkan omzet dalam satu harinya, Koko mengaku ramainya pembeli akan lebih terlihat jelang 5 hari menyambut Natal.

"Sudah ramai yang beli. Kalau orang tanya hari ini tapi bilang besok mau beli. Besok pas dia datang sudah tidak ada lagi barang yang ia inginkan itu," ucapnya.

Tiket Kapal Laut dan Pesawat Terbang Mulai Diburu Pemudik 

Jelang perayaan Natal, jumlah penjualan tiket mengalami lonjakan peningkatan yang signifikan, tercatat dalam sehari penjualan tiket mencapai 800 orang.

Hal itu berbeda dari hari sebelumnya di mana biasanya penjualan tiket hanya mencapai puluhan.

Kepala Operasional Pelni Batam, Dicky Dermawan, Jumat (22/11/2019) mengatakan bahwa calon penumpang yang membeli tiket ke kantor Pelni sampai overlod hingga memadati seisi ruang kantor dan pekarangan.

Akibatnya pihaknya harus melayani para pembeli tiket hingga malam hari.

"Khusus yang sudah dapat nomor antrian iya," ujarnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved