Tahir Ferdian Bebas, PT Taindo Citratama Ajukan Kasasi, Pengacara Sebut Hakim Tidak Netral

Penasehat Hukum PT Taindo Citratama, Solahudin Dalimunte berencana ajukan kasasi atas putusan Pengadilan Negeri Batam yang memvonis bebas Tahir Ferdia

Tahir Ferdian Bebas, PT Taindo Citratama Ajukan Kasasi, Pengacara Sebut Hakim Tidak Netral
TRIBUNBATAM.ID/ARGIANTO
Tahir Ferdian usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (5/12). Pengadilan Negeri Batam memvonis bebas Tahir Ferdian dari tuntutan pidana 2,6 tahun yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum. 

TRIBUNBATAM.id - Penasehat Hukum PT Taindo Citratama, Solahudin Dalimunte berencana ajukan kasasi atas putusan Pengadilan Negeri Batam yang memvonis bebas Tahir Ferdian, Kamis (5/12) lalu.

Upaya hukum lanjutan ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap putusan Pengadilan Negeri Batam yang memvonis bebas Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng dari gugatan penggelapan serta penipuan.

Solahudin Dalimunte mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan untuk melakukan upaya hukum kasasi karena putusan ini.

Mahasiswi Jadi Korban Nafsu Driver Taksi Online, Korban Dibuang Begitu Saja di Pinggir Jalan

Kepastian Ikut Pilwako Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo Tunggu Rekomendasi Pencalonan Partai

Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan keadilan bagi kliennya (Ludjianto Taslim) yang saat ini sedang menjalani pengobatan.

“Kita sangat kecewa atas putusan majelis hakim yang membebaskan terdakwa sudah jelas-jelas merugikan Klien saya. Namun demikian kita akan mengajukan kasasi atas putusan tersebut,” ujar Solahudin

Di dalam pertimbangan sudah jelas disampaikan mesin berpekara itu beralih dari PT Taindo Citratama dan sudah diminta Jaksa supaya dilakukan pemeriksaan setempat.

“Tempat itu kan di dalam perdata jadi pidana jual beli, karena untuk supaya Hakim benar-benar yakin dan melihat kejadian yang sebenarnya. Karena alat-alat itu kan tidak berat 1 kilo Pak, beratnya mencapai sampai 2 ton lebih Bagaimana seorang Tahir Ferdian bisa mengatakan itu ditepis dan semuanya diangkat jadi tetap,” ujar Solahudin Dalimunte.

Penasehat Hukum PT Taindo, Solahudin Dalimunte menganggap majelis hakim dalam memutuskan perkara klienya masih kurang bersikap netral. Padahal dalam persidangan tadi pihaknya sudah bersikap tidak akan memihak kemana – mana. Namun sayangnya, menurut dia setelah mendengarkan pertimbangan putusan hakim itu, tidak sesuai dengan fakta yang ada.

“Kalau kita mendengar perbuatan terdakwa ini sudah jelas-jelas melakukan perbuatan melawan hukum, tapi sementara beliau mengatakan tidak terbukti secara hukum dan ini menjadi tanda tanya besar bagi kami sebagai pelapor,” tegasnya.

Pada kamis (5/12) lalu, Majelis Hakim yang dipimpin Dwi Nuramanu didampingi dua hakim anggota, Taufik Nainggolan dan Yosa Lamerosa Kataren memberikan putusan bebas terhadap Tahir Ferdian dari segala tuntutan karena tidak terbukti bersalah seperti yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam bacaan putusannya, Majelis Hakim memutuskan Tahir Ferdian hanya terbukti melanggar pasal 372 KUHP sebagaimana dakwaan alternatif kedua. Sedangkan, penggelapan dalam jabatan yaitu pasal 374 KUHP sebagai dakwaan alternatif pertama tidak terbukti. 

“Mengembalikan barang bukti serta memulihkan kedudukan, harkat martabat terdakwa beserta keluarganya di masyarakat,” Kata Dwi Nuramanu saat menbacakan putusan

Sengketa antara Tahir Ferdian selaku Komisaris PT Taindo Citratama dengan Ludjianto Taslim selaku Direktur PT Taindo Citratama mulai bergulir sejak 2016 silam. Meski sama-sama memiliki saham 50 persen, Tanpa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Tahir Ferdian menjual aset perusahaan diantaranya lahan, bangunan serta peralatan produksi perusahaan yang bergerak dibidang daur plastik yang mengakibatkan kerugian PT Taindo Citratama hingga Rp 25,7 Milyar. Hingga bergulir di Pengadilan dengan nomor perkara

Penulis: Argianto
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved