Senin, 8 Juni 2026

Misteri Tewasnya Hakim Medan, Putri Jamaluddin Ungkap Keanehan Kematian

Hakim Medan diuga dibunuh namun dalangnya siapa masih teka-teki. Kenny Akbari, putri hakim beberkan sejumlah kejanggalan

Tayang:
Kolase TribunMedan/YouTube Talkshow Tv One
Kolase Putri Hakim Jamaluddin, Kenny Akbari. Dan Ayahnya Jamaluddin yang ditemukan tewas diduga dibunuh 

"Secara finansial, apa sih yang enggak dikasih ke bunda?" ucap Kenny Akbari.

Sebelumnya diketahui sempat menyeruak kabar bahwa aktor di balik tewasnya Jamaluddin didalangi oleh orang terdekat.

Hal itu disampaikan oleh Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto.

"Perkembangan Jamaluddin, kita masih mendalami informasi-informasi dan alibi yang diberikan oleh saksi," kata Kapolda Sumut Agus Andrianto usai menghadiri acara di Mapolrestabes Medan, Senin (9/12/2019).

Dijelaskan Agus, bahwa pihaknya terus mendalami hasil pemeriksaan labfor dan forensik dengan harapan kasus ini bisa segera selesai dan terungkap jelas siapa pelaku dibalik pembunuhan tersebut.

 Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, penyidik melakukan pemeriksaan tambahan terhadap empat saksi baru dalam kasus ini.

"Kita melakukan penambahan saksi, yaitu (total) sebanyak 29 orang yang kita tanya terkait tewasnya Jamaluddin," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (10/12/2019).

Tatan Dirsan Atmaja juga membeberkan tentang mobil Toyota Land Cruiser jenis Prado BK 77 HD, di mana mayat hakim Jamaluddin ditemukan.

Menurut dia, berdasarkan keterangan sang istri yang diperiksa di Nagan Raya, Aceh, diketahui bahwa mobil tersebut dibeli secara kredit.

"Ada surat kuasa dari leasing untuk mobil itu. Jadi ke depan kita akan meminta keterangan kepada pihak leasing," katanya.

 Ia mengaku saat pihaknya melakukan pemeriksaan kepada istrinya di Nagan Raya, cuma bertanya seputar kebiasaan korban dan kawan-kawan almarhum.

"Termasuk kepada siapa saja yang tidak senang dengan korban dan apakah ada istri lain, selain istrinya yang sekarang," ujarnya.

Sampai saat ini, kata dia, masih dilakukan penyelidikan dan polisi belum bisa memastikan pelaku pembunuhan.

"Pelaku pembunuhan mengarah ke siapa, masih kita selidiki," katanya.

Sebelumnya, Humas PN Medan, Erintuah Damanik menjelaskan saat kejadian kematian Hakim Jamaluddin pada 29 November 2019 lalu ternyata CCTV di rumahnya ternyata dicabut.

"Info dari kepolisian itu menyebutkan kalau CCTV itu tidak dicolokkan, tapi sebenarnya itu berfungsi jadi disengaja," tuturnya.

Hal janggal lainnya dimana ditemukan dari CCTV di sebelah rumah Jamaluddin dimana sekitar pukul 04.00 WIB memang ada mobil Land Crusher Prado yang keluar dari rumah Jamal namun dengan arah yang berbeda.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved