BATAM TERKINI

Bukan Terkait Layanan, Ternyata Ini Tujuan Kenaikan Premi Iuran BPJS Kesehatan Mulai 2020

Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terutama untuk Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) bakal naik per awal Januari 2020 mendatang

Bukan Terkait Layanan, Ternyata Ini Tujuan Kenaikan Premi Iuran BPJS Kesehatan Mulai 2020
TRIBUNBATAM.ID/KOMPAS.COM
Ilustrasi 

Bukan Terkait Layanan, Ternyata Ini Tujuan Kenaikan Premi Iuran BPJS Kesehatan Mulai 2020

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terutama untuk Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) bakal naik per awal Januari 2020 mendatang.

Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Rachmadi, mengungkapkan, dengan kenaikan iuran BPJS kesehatan tersebut, maka BPJS Kesehatan bisa tepat waktu bayar tagihan ke fasilitas kesehatan agar pelayanan lebih optimal pada penerima layanan faskes.

"Dengan kenaikan itu harapan kita anggaran kita mencukupi sehingga pembayaran ke Fasilitas Kesehatan tidak tertunda lagi," ujar Irfan.

Irfan juga menambahkan, selama pihaknya lebih banyak menunggak kepada faskes seperti rumah sakit.

Sedangkan kepada klinik, puskesmas terbilang lancar untuk dibayarkan.

JIKA Iuran BPJS Kesehatan 2019 Nunggak dan Bayar 2020, Apakah Pakai Tarif Baru? Ini Penjelasannya

"Tapi sepertinya klinik Puskesmas itu kita lancar cuma yang telat itu rumah sakit,"  ujar Irfan, Kamis(12/12/2019)

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI)  kepulauan Riau (Kepri) dr Made Tantra Wirakesuma mengatakan pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak salah persepsi dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut.

Karena kenaikan tersebut belum tentu akan berpengaruh terhadap Indonesia case base Groups (INA-CBG) di rumah sakit.

"Kita tidak mau masyarakat salah mempersepsikan terkait kenaikan premi iuran BPJS kesehatan. Karena saya pernah baca di salah satu media massa, masyarakat berharap dengan kenaikan premi, pelayanan kesehatan lebih ditingkatkan. Karena kenaikan premi belum tentu juga menaikkan tarif INA-CBG rumah sakit," ujar Made

Lebih lanjut ia menjelaskan, kenaikan iuran BPJS kesehatan tersebut dipergunakan untuk menutupi defesit di BPJS Kesehatan.

"Karena kenaikan premi untuk menutupi defisit bukan untuk memperbesar layanan rumah sakit,"  ujar Made pada (13/11/2019) lalu saat dihubungi TRIBUNBATAM.id, Jumat (13/12/2019). (TRIBUNBATAM.ID/Alamudin)

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved