Sabtu, 2 Mei 2026

BATAM TERKINI

Penutupan Kenduri Seni Melayu, Dimeriahkan Permainan Gasing Tradisional

Agenda tahunan masyarakat Batam yang dirangkum dalam Kenduri Seni Melayu, ditutup Jumat (13/12/2019) malam ini.

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
istimewa
Pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-21 di Batam, Rabu (11/12/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Agenda tahunan masyarakat Batam yang dirangkum dalam Kenduri Seni Melayu, akan ditutup Jumat (13/12/2019) malam ini. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, meskipun penutupan dilaksanakan pada malam hari, namun kegiatan demi kegiatan sudah berlangsung sejak sore hari. 

“Insyaallah nanti malam kita penutupan Kenduri Seni Melayu yang ke 21 ini. Dari sore kita mulai agenda, salah satunya dengan menampilkan gasing massal dari anak-anak sekolah dasar,” ujar Ardiwinata saat ditemui di Alun-alun Engku Putri, Batam Center. 

Tak hanya gasing saja, adanya penampilan group band asal Malaysia, tari dan juga pembacaan puisi baik dari Batam hingga Lingga akan memeriahkan agenda Kenduri Seni Melayu hingga malam hari tiba. 

Kenduri Seni Melayu itu akan ditutup oleh Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad. 

Meskipun cuaca kurang bersahabat, Ardiwinata mengatakan tidak mengurangi nilai dari terselenggaranya Kenduri Seni Melayu. 

Delapan Negara Berpartisipasi di Kenduri Seni Melayu Batam, Dimeriahkan Band Bloodshed

Pertamina Apresiasi Langkah Disperindag Batam Sita 540 Tabung Gas Elpiji 3 Kg

“Dan tahun depan Kenduri Seni Melayu juga sudah ditetapkan sebagai 100 calender of event dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” paparnya. 

Di tahun depan, Kenduri Seni Melayu akan menghadirkan Festival Cipta Lagu Melayu dan juga lebih menghadirkan tarian-tarian melayu seperti serampang dua belas, mak inang pulau kampai dan lain sebagainya. 

Kenduri Seni Melayu juga tidak selalu berlangsung saat bulan Desember. Nantinya akan dipertimbangkan untuk dilaksanakan pada bulan Oktober, mengingat rentannya curah hujan yang terjadi di bulan Desember. 

“Karena di tahun ini kita ingin pelaksanaan Kenduri Seni Melayu ini sebagai penghantar hari jadi Kota Batam nantinya,” sebutnya. 

Ardiwinata berharap, tidak hanya warga Batam dan Kepri saja yang ambil bagian untuk tampil dalam panggung Kenduri Seni Melayu itu, tetapi juga provinsi maupun negara lain bisa turut berpartisipasi. 

Pada tahun 2019 ini, Kenduri Seni Melayu juga turut dimeriahkan oleh penampilan dari negara Khazakhstan dan Rusia, disamping negara Singapura, Malaysia dan juga Brunei Darussalam yang selalu hadir. 

“Hadir juga dari daerah lain seperti Palembang, Yogyakarta, dan lainnya. Semoga Kenduri Seni Melayu ini bisa menjadi kegiatan yang dinanti-nantikan dunia,” tutupnya. 

Keseruan Pembukaan Kenduri Seni Melayu 2019

Berpakaian Melayu warna-warni, dipadankan jilbab hitam dengan pemanis bunga di kepala sebelah kanan, seribu siswi sekolah dasar di Batam menari jogi. 

Bersama para pelajar itu, tampil Mak Normah, seniman Melayu Batam yang kini berusia 80 tahun.

Tarian khas masyarakat Melayu yang dibawakan secara massal ini berlangsung di Dataran Engku Putri Batam Center, Batam, Kepri, Rabu (11/12/2019) malam.

Tarian itu menjadi pembuka Kenduri Seni Melayu (KSM) 2019. KSM merupakan agenda kebudayaan yang rutin digelar tiap tahun oleh Pemerintah Kota Batam sejak 1999.

Seperti beberapa tahun terakhir, KSM ke-21 ini juga dilaksanakan sejalan dengan perayaan Hari Jadi Batam.

Panggung seni yang menghadirkan ratusan peserta dari dalam dan luar negeri ini diadakan selama tiga hari, Rabu-Jumat (11-13/12/2019).

 Delapan Negara Berpartisipasi di Kenduri Seni Melayu Batam, Dimeriahkan Band Bloodshed




Malam pembukaan berlangsung meriah. Selain penampilan jogi massal, ada juga tarian Legenda Pulau Putri persembahan dari sanggar tari Kota Batam serta tari sekapur sirih dari Sanggar Wan Sendari, binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, KSM tahun ini kembali diikuti peserta dari negara serumpun. Seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Kazakhstan, hingga Rusia.

Pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-21 di Batam, Rabu (11/12/2019)
Pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-21 di Batam, Rabu (11/12/2019) (istimewa)

"Juga peserta dari dalam negeri, mulai dari Aceh hingga pulau Jawa," ujar Ardiwinata, dalam rilis yang diterima Tribunbatam.id.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Nyat Kadir pada kesempatan ini menyampaikan selamat ulang tahun kepada Kota Batam. Yang pertama kali digelar setelah pertemuan negara-negara Melayu.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat menghadiri pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-21 di Batam, Rabu (11/12/2019)
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat menghadiri pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-21 di Batam, Rabu (11/12/2019) (istimewa)

“Saya juga ingin menyaksikan Kenduri Seni Melayu yang sudah berusia 21 tahun. Terima kasih kepada Wali Kota setelah saya yang secara konsisten melaksanakan acara ini dan semakin baik dari tahun ke tahun.

 Ada Kenduri Seni Melayu Hingga Pameran Alutsista, Berikut Rangkaian Kegiatan HUT Kota Batam 2019

Selamat kepada semua pekerja seni, teruslah berkarya,” ujar anggota DPR RI daerah pemilihan Kepulauan Riau ini.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang didapuk membuka acara malam itu, mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga KSM. Karena tak mudah menjaga keberlangsungan acara kebudayaan seperti ini.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk keberpihakan pemerintah pada kesenian. Selain itu bentuk kepedulian penggiat seni untuk selalu tunak berkhidmat memberi kontribusi terhadap seni Melayu.

Pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-21 di Batam, Rabu (11/12/2019)
Pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-21 di Batam, Rabu (11/12/2019) (istimewa)

“Tahun ini enam negara. Mudah-mudahan kita bisa menghadirkan seluruh negara di semenanjung ini. Pak Kadis Pariwisata mengatakan tahun depan KSM akan menjadi event agenda nasional,” kata dia.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada delegasi dari negara-negara serumpun. Tahun depan ia mengajak untuk membawa delegasi lebih banyak lagi. Begitu juga untuk delegasi dari berbagai daerah di dalam negeri.

“Kepada seluruh delegasi kami haturkan terima kasih untuk kontribusinya,” ujar Amsakar.

Pada saat bersamaan, masih dalam rangkaian Hari Jadi Batam ke-190, juga diadakan International Batam Expo 2019. Pameran produk usaha mikro kecil menengah dan ekonomi kreatif ini akan berlangsung hingga 15 Desember di Dataran Engku Putri.

(tribunbatam.id/Nabella Hastin Pinakesti/Roma Uly Sianturi/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved