Kamis, 23 April 2026

BWF World Tour Finals 2019

Anthony Sinisuka Ginting Kalah, Kento Momota Juara Tunggal Putra BWF World Tour Finals 2019

Pemain tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting gagal meraih gelar juara dunia tunggal putra di BWF World Tour Finals 2019

Editor: Mairi Nandarson
BADMINTON INDONESIA
Pemain Tunggal Indonesia Anthony Sinisuka Ginting akan berhadapan dengan Kento Momota di final Singapore Open 2019, Minggu (14/4/2019) 

TRIBUNBATAM.id, GUANGZHOU - Pemain tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting gagal meraih gelar juara dunia tunggal putra di BWF World Tour Finals 2019, yang berlangsung di Guangzhou, China, Minggu (15/12/2019).

Anthony Sinisuka Ginting kalah dari pemain peringkat 1 dunia asal Jepang, Kento Momota dalam pertandingan rubber set.

Athony menang di set pertama dengan skor 21-17, kemudian kalah 17-21, dan 14-21.

Kekalahan membuat rekor pertemuan Anthony Sinisuka Ginting dengan Kento Momota menjadi 11-4.

China rebut gelar Ganda Campuran

Pasangan ganda campuran nomor satu, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, mengunci gelar juara BWF World Tour Finals 2019.

Kemenangan diraih Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China) dalam pertandingan babak final BWF World Tour Finals 2019 di Tianhe Gymnasium, China, Minggu (15/12/2019).

Gelar juara dipastikan Zheng Siwei/Huang Yaqiong setelah berhasil mengatasi menghadapi kompatriotnya, Wang Yilyu/Huang Dongping.

 Hasil, Klasemen & Top Skor Liga Jerman Bundesliga, Setelah Muenchen Menang 6-1, Coutinho Hattrick

 Sedang Berlangsung Live Streaming Anthony S Ginting vs Kento Momota, Set 1 Ginting Unggul 21-17

 Live Streaming Final BWF World Tour Finals 2019, Sedang Berlangsung Zheng/Huang vs Wang/Huang

Penampilan Zheng/Huang sebenarnya tidak begitu meyakinkan pada awal gim pertama. Mereka sempat kecolongan empat poin pertama.

Namun begitu, Zheng/Huang tidak panik. Secara perlahan mereka menipiskan gap poin dengan Wang/Huang.

Kedudukan seimbang dicapai Zheng/Huang pada poin keenam. Kembali tertinggal, mereka langsung berbalik unggul lewat torehan delapan poin beruntun.

Rentetan poin yang terjadi dalam dua interval tersebut membuat Zheng/Huang yang awalnya tertinggal 6-8 menjadi unggul 14-8.

Gim pertama direbut dengan mudah oleh pasangan pemenang gelar juara dunia itu. Mereka menang dengan skor 21-14.

Penampilan Zheng/Huang tidak menurun pada gim kedua. Mereka masih leluasa mengendalikan permainan.

Koordinasi apik dua pemain yang baru diduetkan pada akhir tahun 2017 itu menjadi kunci. Perolehan poin mereka nyaris tidak tersentuh oleh Wang/Huang.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved