Jumat, 8 Mei 2026

HARI IBU 2019

Menjelang Hari Ibu 2019, Kenali Kisah, Sejarah, Hingga Tercetusnya Tanggal 22 Desember

Dahulu, terdapat kesamaan pandangan dalam rangka mengubah nasib perempuan di Tanah Air. Simak sejarah lengkap dari Hari Ibu 22 Desember berikut.

Tayang:
urbanoir
Hari Ibu 2019 

TRIBUNBATAM.id - Dahulu, terdapat kesamaan visi ataupun pandangan dalam rangka mengubah nasib Perempuan di Tanah Air. 

Hal inilah yang menggerakkan berbagai organisasi perempuan yang ada di Sumatera dan Jawa untuk berkumpul dalam satu tempat. 

Berdiskusi, bertukar pikiran dan menyatukan gagasan di Dalem Jayadipuran, Yogyakarta, berbagai macam gagasan dan pemikiran pun diungkapkan dalam Kongres Perempuan pada 90 tahun lalu, yakni 22 Desember 1928. 

Selama tiga hari, dari 22 Desember sampai 25 Desember terdapat beberapa isu yang dibicarakan dalam pertemuan bersejarah yang dihadiri 600 orang dari 30 organisasi.

Isu yang dibahas antara lain pendidikan perempuan bagi anak gadis, perkawinan anak-anak, kawin paksa, permaduan dan perceraian secara sewenang-wenang. Selain itu, kongres juga membahas dan memperjuangkan peran wanita bukan hanya sebagai istri dan pelayan suami saja. 

Berawal dari situlah, persatuan dari beberapa organisasi wanita ini semakin kuat dan akhirnya tergabung dalam organisasi yang lebih besar, yakni Perikatan Perkoempolan Isteri Indonesia (PPII).

Sampai akhirnya, ketika Kongres ketiga, perkumpulan ini mematangkan dan menyuarakan mengenai pentingnya perempuan dan menetapkan 22 Desember, dimulainya Kongres Perempuan I pada 1928, sebagai Hari Ibu. 

Mengapa 22 Desember?

Kongres Perempuan Indonesia III yang berlangsung dari 22 sampai 27 Juli 1938 di Bandung menetapkan Hari Ibu diperingati tiap 22 Desember.

Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ibu, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Pemilihan tanggal itu untuk mengekalkan sejarah bahwa kesatuan pergerakan perempuan Indonesia dimulai pada 22 Desember 1928. Setiap tahun, peringatan dilakukan untuk menghayati peristiwa bersejarah tersebut.

Presiden Soekarno kemudian mengeluarkan keputusan presiden untuk menetapkan dukungan atas Kongres Perempuan III. Melalui Keputusan Presiden Nomor 316 tahun 1959 akhirnya Hari Ibu resmi menjadi Hari Nasional.

Penetapan itu disesuaikan dengan kenyataan bahwa Hari Ibu pada hakikatnya merupakan tonggak sejarah perjuangan perempuan sebagai bagian dari perjuangan bangsa yang dijiwai oleh Sumpah Pemuda 1928. 

Berbeda dengan negara lain

Hari Ibu di Indonesia yang diperingati tiap tahunnya berbeda dengan Hari Ibu (Mother Day) di negara-negara lain.

Dilansir dari Harian Kompas yang terbit pada 22 Desember 1977, Hari Ibu di negara lain biasanya diperingati untuk memanjakan ibu yang telah bekerja mengurus rumah tangga setiap hari tanpa mengenal waktu dan lelah.

Kumpulan Puisi Menyentuh Peringati Hari Ibu 22 Desember, Untuk Instagram dan WhatsApp

Sementara di Indonesia, momen Hari Ibu ditujukan untuk menandai emansipasi perempuan dan keterlibatan mereka dalam perjuangan kemerdekaan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved