BATAM TERKINI
Kepala BP Batam Dapat Info di SOTK Baru Banyak Pegawai BP Batam Non Job
Kepala BP Batam, Rudi mengatakan, di SOTK baru BP Batam banyak karyawan BP Batam yang non job
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Badan Pengusahaan (BP) Batam akhirnya digodok habis oleh Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi.
Ternyata semua eselon 2 sampai 4 banyak karyawan BP Batam yang non job.
"Sudah diumumkan tapi pelantikannya belum diumumkan. SOTK selesai lagi digodok, semalam pagi saya apel di BP Batam saya membuka peluang kepada pegawai BP Batam.
Informasi yang saya dapat banyak yang non job," ujar Rudi, Rabu (18/12/2019).
Rudi memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengajukan diri dan memohon untuk minta jabatan. Tetapi dengan persyaratan ketika diberikan jabatan apa yang harus dilakukan dengan jabatan tersebut.
• VIDEO - Pengendara Mengeluh, Setiap Pulang Kerja Simpang Barelang Macet
• Begini Tips Aman Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin Pada 26 Desember Mendatang
"Kita berikan bentuk selembar kertas namanya Pakta Integritas," tegas Rudi.
Lebih lanjut, jika karyawan tersebut tidak melaksanakan tugasnya, maka bersiaplah hari itu juga akan diganti.
Sama halnya dengan SOTK di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Pihaknya sedang menunggu arahan dari Plt Gubernur Kepri.
"Izinnya sudah turun mudah-mudahan 28 ini selesai," kata Rudi.
Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah mendapatkan surat terkait langkah strategis penyederhanaan birokrasi.
• Geram Lihat Adik Dimarahi Suami, Pria Ini Nekat Tikam Adik Iparnya Pakai Sajam
• Anak Mendiang KH Hasyim Muzadi Meninggal Karena Kecelakaan, Begini Kronologinya
Demikian hal ini diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad.
"Ada sejumlah arahan dari presiden disamping infrastruktur sampailah ke reformasi birokrasi. Diantaranya pemangkasan eselon ring," kata Amsakar di ruangannya.
Ia sudah memerintahkan Asisten teknis, Yusfa Hendri, Badan Pengelolaan Kepegawaian, Kabag Hukum, Kabag Organisasi untuk menginventarisir struktur organisasi yang ada saat ini.
Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) akan terpetakan.
"Mana yang jabatan yang tidak begitu tinggi beban kerjanya, mana yang sangat tinggi dan mana yang dimungkinkan digabungkan.
• Rumor Pemain Baru Persib, Robert Hanya Berani Sebut Satu Nama Ini; Dia Sudah Pasti
• 15 Tanda Seseorang Akan Meninggal Dunia, 40 Hari Sebelum Ajal Ada 3 Isyarat Fisik Ini
Intinya kita sudah follow up. Arahan Presiden melalui perintah Pak Wali untuk melakukan langkah-langkah penyederhanaan di birokrasi ini," tuturnya.
Sejauh ini, kata Amsakar, pihaknya telah membentuk tim dan sudah bekerja. Bahkan diberikan dateline hingga Kamis (28/11/2019) lalu.
"Dibawah koordinasi Pak Yusfa seperti Camat, Lurah, Hukum, Organisasi, Humas. Dibawah koordinasi Pak Zaref seperti Administrasi Umum, Keuangan, Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, dan Perlengkapan.
Dibawah koordinasi Pak Pebrialin seperti seluruh dinas dan OPD yang tidak termasuk kedua hal itu. Punya mitra OPD-nya masing-masing," paparnya.
Amsakar melanjutkan Yusfa, Zarefriadi, dan Pebrialin ini akan membuat inventarisasi. Setelah itu mereka akan menyampaikan peta organisasi, setelah itu menentukan langkah-langkah berikutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kepala-bp-batam-rudi.jpg)