Kamis, 14 Mei 2026

PROFIL Model Altantuya yang Jenazahnya Diledakkan, Diduga Selingkuhan Mantan PM Malaysia Najib Razak

Najib Razak dituduh memberi perintah membunuh model Mongolia, Altantuya Shaariibuu. Ia pun mengaku siap melakukan "sumpah laknat".

Tayang:
The Star
Mantan PM Malaysia Najib Razak 

Najib kemudian menjawab langkah itu dilakukan untuk menutupi jejak, dengan peledaknya bisa diambil dari gudang persenjataan.

Azilah menulis kesaksian itu sebagai bahan pertimbangan Pengadilan Federal agar menggugurkan hukuman mati yang dijatuhkan kepadanya.

Dia dan anggota polisi lainnya, Kopral Sirul Azhar Umar, diputus bersalah dan divonis mati pada Pengadilan Tinggi Shah Alam pada 2009.

Vonis itu sempat direvisi Mahkamah Banding pada Agustus 2013, namun dipulihkan lagi oleh Pengadilan Federal Malaysia di 2015.

Di tengah pengadilan kasasi itu, Sirul kabur ke Australia pada 2004, di mana Putrajaya tak bisa mengupayakan ekstradisi.

Sebabnya, Parlemen Australia mempunyai perundang-undangan yang melarang adanya ekstradisi ke negara yang masih menganut hukuman mati.

Iis Dahlia Bandingkan Pilot dan Ojol: Yang Komentar Kayaknya Enggak Pernah Naik Pesawat

Diduga selingkuhan

Pembunuhan Alantuya Shariibuu, model Mongolia karena diduga merupakan selingkuhan Najib Razak. 

Tahun 2006, Altantuya dibunuh dengan dua tembakan dan jasadnya diledakkan hingga tinggal tulang belulang yang berserakan.

Kasus ini bebas dari pengadilan karena posisi Najib yang cukup kuat kala itu.

Namun, seiring lengsernya Najib, Presiden Mongolia Khalmatgiin Battulga mengirim surat pada Mahathir agar kasus pembunuhan Altantuya diusut tuntas.

Berikut adalah lima fakta mengenai Altantuya yang mungkin bisa mengungkap alasan pembunuhannya:

1. Altantuya tak hanya cantik tapi juga cerdas

Altantuya menghabiskan masa kecilnya di Rusia dan dia mahir beragam bahasa seperti Mongolia, Rusia, Perancis, dan Inggris.

Bahkan Altantuya mengambil sekolah keguruan karena mengajar adalah salah satu passion hidupnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved