Breaking News:

Seorang Ayah Kirim Pesan WhatsApp Memilukan Bagi 7 Anaknya Sebelum Meninggal Mendadak, Ucapkan Maaf

Dilansir dari China Press via World Of Buzz, sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ibu dan tujuh anak mendapat pesan terakhir yang memilukan.

Editor: Anne Maria
Tangkapan Layar China Press
Seorang Ayah Kirim Pesan WhatsApp Memilukan Bagi 7 Anaknya Sebelum Meninggal Mendadak, Ucapkan Maaf 

Seorang Ayah Kirim Pesan WhatsApp Memilukan Bagi 7 Anaknya Sebelum Meninggal Mendadak, Ucapkan Maaf

TRIBUNBATAM.id- Kisah memilukan tentang seorang ayah dengan anak-anaknya datang dari Singapura.

Sebuah keluarga mendapat pesan terakhir melalui WhatsApp dari anggota keluarga sebelum kematiannya.

Dilansir dari China Press via World Of Buzz, sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ibu dan tujuh anak mendapat pesan terakhir yang memilukan.

Diketahui pria berusia 45 tahun, semasa hidupnya telah bekerja sebagai penjual peralatan elektronik.

Pria tersebut telah mengungkapkan perasaannya yang tulus kepada keluarganya, khususnya anak-anak, sebelum kematiannya.

SBY Ulang Tahun ke- 70 Tepat di 100 Hari Ani Yudhoyono Meninggal, Aliya Rajasa Beri Pesan Haru

Linangan Air Mata di Pemakaman Korban Pembunuhan Istri Muda, Ibu Kandung Pernah Beri Pesan Pilu

Pesan pilu tersebut dikirimkan melalui WhatsApp anak laki-lakinya.

Seorang Ayah mengirimkan pesan pilu kepada anak-anaknya
Seorang Ayah mengirimkan pesan pilu kepada anak-anaknya sebelum meninggal mendadak. (China Press)
Seorang Ayah mengirimkan pesan pilu
Seorang Ayah mengirimkan pesan pilu kepada anak-anaknya sebelum meninggal mendadak. (Tangkap Layar China Press)

Hai, anak-anak tersayang. Saat ini sudah 2 kali jantung saya terasa sakit seperti neraka dan saya mengalami sesak napas ditambah setengah otak saya lumpuh, benar-benar tidak bisa bergerak. Sepertinya mau mati sekarang," tulis sang ayah dalam pesan WhatsApp.

Dirinya juga mengatakan agar anak-anaknya saling bersatu, tanpa harus meninggalkan satu sama lain.

"Saya benar-benar menyesal telah gagal memberi kalian semua hidup yang stabil, tetapi saya selalu berusaha bekerja sangat keras," tulisnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved