Minggu, 12 April 2026

BATAM TERKINI

H-1 Natal, Arus Mudik Penumpang di Pelabuhan Ro-Ro Batam Justru Lebih Sepi, di Tanjungpinang?

Seorang anggota kepolisian yang berjaga mengatakan, pergerakan penumpang pada Selasa (24/12/2019), lebih sepi dibandingkan 2 hari sebelumnya.

|
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN
Suasana penumpang di pelabuhan Telaga Punggur roll on - roll off (Ro-Ro), Batam, pada Selasa (24/12/2019) atau H-1 Natal 2019. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Memasuki satu hari sebelum Natal 2019, arus mudik masih terlihat padat di pelabuhan penyeberangan Telaga Punggur roll on-roll off (Ro-Ro), Batam, Kepri.

Pantauan Tribun Batam, antrean penumpang dan kendaraan terlihat cukup ramai.

Seorang anggota kepolisian yang berjaga mengamankan arus mudik Natal dan Tahun Baru di sana, Eka Wira mengatakan, pergerakan penumpang pada Selasa (24/12/2019), lebih sepi dibandingkan 2 hari sebelumnya.


"Arus penumpang dan kendaraan agak sepi hari ini dibandingkan dari dua, tiga hari lalu," ujar Eka di lokasi.

Para pengguna jasa angkutan Roro, baik itu penumpang dan kendaraan terlihat rapi dalam antrean memasuki kapal Ro-Ro.

H-1 Natal 2019, Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang Ramai

Sementara itu, pada H-1 perayaan Natal 2019, lonjakan penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang sudah mulai terlihat.

Seksi Keselamatan Belayar KSOP Tanjungpinang A Martawilayah mengatakan, penumpang di pelabuhan tersebut meningkat sekitar 20 persen dari biasanya.

"Tahun ini jumlah penumpang dalam rangka Natal, dan Tahun baru meningkat kalau dibanding tahun lalu," katanya, Selasa (24/12/2019).

Disampaikannya, lonjakan penumpang tersebut dengan pelayaran tujuan Dumai, Lingga, serta Tanjungbalai Karimun.

"Kenaikan ini terjadi juga banyak penumpang memanfaatkan waktu libur," ujarnya kembali.

Nobar Gerhana Matahari di Engku Putri Batam, Kacamata Pelindung Bisa Dibeli di Lokasi

Sampah Mengular di Jalan IR Sutami Sekupang, Begini Penampakannya


Ia menyampaikan, memasuki musim angin utara, pihaknya selalu mengingatkan operator kapal untuk memutar balik dan menepi bila mengahadapi ombak kuat, dan angin kencang.

"Kalau saat mau berlayar cuaca buruk dan tak memungkinkan untuk berlayar, kita pasti melakukan penundaan pelayaran sampai cuaca kembali normal," ujarnya.

Pihaknya juga mengingatkan kepada para penumpang untuk menaati aturan saat ingin berlayar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved