NATAL 2019
JELANG Natal dan Tahun Baru 2020, Sehari 9.000 Orang Tinggalkan Batam
Arus mudik Natal dan Tahun Baru 2020, Minggu (22/12/2019) mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Dalam sehari ada 9.000 orang meninggalkan Batam.
"Kegiatan ini kita lakukan serentak di seluruh bandara dan pelabuhan yang ada di Kepulauan Riau," ujar Andap
Kegiatan dibagi menjadi 5 tim unit kecil dengan melibatkan kepolisian, Pihak Avsec Bandara Udara Hang Nadim, TNI, Polri dan BNNP Kepri. BNNP Kepri dalam kegiatan tersebut juga mengerahkan K 9 untuk menyusuri para penumpang yang datang dari luar daerah.
Bidokkes Polda Kepri bersama BNNP Kepri dan Avsec Bandara Udara Hang Nadim, melakukan tes urine kepada pilot dan awak kabin.
Begitu pesawat Sriwijaya Air mendarat dan selesai menurunkan penumpang tim gabungan unit pemeriksaan urine langsung menuju pesawat tersebut.
Saat sampai di pesawat tim langsung memeriksakan urine pilot dan awak kabin maskapai tersebut.
Usai pemeriksaan terhadap pilot dan awak kabin pesawat tersebut di dapat hasil negatif semua yang diperiksa.
Seorang pilot usai diperiksa urine oleh petugas menggunakan alat menyerupai alat tes kehamilan mengeluarkan candaan "wah kalo istri saya yang diperiksa harusnya positif, kalo positif kan hamil," ujar pilot tersebut disambut gelak tawa petugas.
Ia juga berpesan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar berhati-hati terutama bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut dimana harus selalu memperhatikan kondisi cuaca.
"Perhatikan keselamatan diri masing-masing terutama yang diperairan, perhatikan life jacket dan kondisi cuaca," pungkasnya.
Ia juga mengatakan agar masyarakat tidak mudah percaya kepada calo dan selalu waspada kepada segala bentuk kejahatan yang mengintai.
"Jangan sampai diperdaya oleh calo, kemudian harus waspada denan kejahatan terutama hipnotis. Kami sudah mengindentifikasi dan berusaha mengantisipasi bersama rekan-rekan TNI, otoritas bandara dan BNNP," ujar Andap.
"Kita melayani saudara kita yang berangkat atau yang datang," ujar Andap saat berada di Pos Terpadu Bandara Hang Nadim Polresta Barelang.
Diakuinya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Paling utama adalah melayani masyarakat sebaik mungkin.
"Kalau ada kejadian di sini, langsung dilaporkan. Selain memberikan pelayanan bersifat kemanusiaan, memonitor kesiapan pelayanan di sini," tuturnya.
Petugas yang berjaga di Bandara Hang Nadim ini harus koordinasi terus dengan pihak kepolisian. Sebagai wujud mengantisipasi situasi.