Kue Jenis Ini Banyak Diburu Masyarakat Saat Momen Natal, Apa Saja?

Supervisor Sun Bread, Sari mengatakan, tren masyarakat yang dulunya sengaja memesan kue dengan desain khas Natal, pada tahun ini mulai berkurang.

Kue Jenis Ini Banyak Diburu Masyarakat Saat Momen Natal, Apa Saja?
TRIBUNBATAM.ID/NABELLA HASTIN PINAKESTI  
Suasana masyarakat saat memilih kue di momen Natal di Sun Bread 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perayaan Natal membawa berkah bagi berbagai kelompok, salah satunya adalah toko kue. 

Satu dari banyaknya tradisi Natal yaitu memberikan parcel maupun kue kepada kolega.

Hal ini membuat toko kue kebanjiran pesanan. 







Sun Bread misalnya, toko kue yang beberapa cabangnya sudah tersebar di kawasan Batam tersebut, melalui supervisornya Sari mengatakan, ada peningkatan penjualan selama momen perayaan Natal. 

“Jelas ada peningkatan, jika dibandingkan dengan hari-hari biasa,” ujarnya, Rabu (25/12/2019).

Di Sun Bread sendiri, terjadi peningkatan sebesar 40 persen untuk pembelian aneka kue. 

Sempat Vakum, Isdianto Lantik Pengurus Baru PMI Anambas, Ini Harapan Bupati Abdul Haris

Waka Polda Kepri Sebut Perayaan Natal 2019 di Kepri Berjalan Aman dan Kondusif

Ia mengatakan tren masyarakat yang dulunya sengaja memesan kue dengan desain khas Natal, pada tahun ini mulai berkurang. 

“Tradisi beli kue memang masih ada, tapi trennya mulai beralih dari kue desain khas Natal ke kue yang lebih umum. Seperti lapis legit dan bika ambon,” sebutnya. 

Untuk harga jualnya, kue lapis legit dibanderol dengan harga Rp 150 ribu, sementara untuk bika ambon dibanderol Rp 140 ribu. 

Tidak harus membeli dalam ukuran satu loyang, masyakat bisa membeli kue-kue tersebut dalam ukuran setengah loyang.  

“Selain bika ambon dan lapis legit, lapis Surabaya juga banyak diminati. Harganya Rp 280 ribu untuk satu loyang,” jelasnya. 

Tak hanya aneka kue basah saja, penjualan untuk kue kering selama momen Natal juga meningkat. 

“Kalau kue kering pastilah meningkat, terutama di perayaan hari besar keagamaan. Yang paling laris itu misalnya nastar, putri salju, dan lidah kucing,” ucapnya. 

Dalam pembelian kue kering, Sari mengatakan ada masyarakat yang membeli dalam jumlah satuan, ada juga yang membeli dalam bentuk parcel. 

“Kalau kue kering, harganya mayoritas di angka Rp 90 ribu per toples,” sebutnya. (Tribunbatam.id/Nabella Hastin Pinakesti

Penulis: Nabella Hastin Pinakesti
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved