Polda Kepri Tangkap 2 Bandar Sabu, Amankan 18 kg Sabu Dari Tangan Tersangka

Penangkapan tersebut dilakukan tim Polda Kepri di Pinggir Pantai Pulau Mantang Riau, Desa Mantang Lama Kecamatan Mantang Kabupaten Bintan Provinsi Kep

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Foto Sabu yang diamankan tim polda kepri 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktoriat Narkoba Polda Kepri tangkap dua bandar sabu yang membawa 18 KG sabu.

Penangkapan tersebut dilakukan tim Polda Kepri di Pinggir Pantai Pulau Mantang Riau, Desa Mantang Lama Kecamatan Mantang Kabupaten Bintan Provinsi Kepri.

Tim Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri dibawah pimpinan AKBP Arthur Sitindaon mengamankan pada 23 Desember 2019 pukul 23.30 wib yang lalu.

Wakili Batam Ikut Liga Dangdut Indosiar, Siswi SMP Ini Ingin Jadi Diva Dangdut Indonesia

Ini Harapan Balon Wali Kota Batam Candra Ibrahim untuk Batam di Tahun Baru 2020

Driver Ojek Online Ini Diajak Masuk Kamar Oleh Customer Wanita Yah Ditolak Padahal Udah Kepengen

Kabid Humas Polda Kepri AKBP Harry Goldenhardt didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri AKBP Muji Supriyadi mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan terhadap dua orang tersangka laki-laki ini berkat informasi yang diberikan oleh masyarakat.

"Ini berkat laporan masyarakat, kita berhasil mengamankan dua orang pelaku dan sejumlah barang bukti," sebut Harry menerangkan.

Kedua orang tersangka tersebut berinisial F S seorang laki-laki umur 23 tahun dengan alamat Batu Tujuh Kijang Lama Kabupaten Bintan Provinsi Kepri dan inisial A seorang laki-laki umur 36 tahun Batu Tujuh Kijang Lama Kabupaten Bintan Provinsi Kepri.

Foto-foto Komplotan Begal Pimpinan Tigor Bogel, Beraksi Tengah Malam Gunakan Parang Panjang

Waspada! Pelaku Begal di Batam Sering Beraksi Pukul 3 Pagi, Ini Lokasi Rawannya

Para tersangka diamankan karena membawa, memiliki, menyimpan Narkotika Jenis Kristal Bening Diduga Sabu sekira seberat 18.000 (delapan belas ribu) gram yang disimpan di dalam 2 (dua) buah Jerigen warna biru diatas Spead Boat Fibber bermesin 85 PK. 

"Disimpan didalam jerigen berwarna biru diatas speed boad," lanjutnya.

Sampai dengan saat ini tim terus melakukan pengembangan terhadap jaringan Narkotika tersebut mengingat Daerah Provinsi Kepri merupakan wilayah dan sasaran empuk bagi para pengedar yang digunakan sebagai jalur yang dilewati untuk pengiriman Narkotika.

Kedua pelaku telah melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Kejahatan Narkotika, dan untuk penerapan pasal masih menunggu hasil pengembangan dan penyelidikan dari Tim Ditresnarkoba Polda Kepri tutup Kabid Humas Polda Kepri.(*)

Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved