Dilanda Cuaca Buruk, Lima Orang Warga Bogor Disambar Petir Secara Bersamaan, Ada yang Meninggal
Lima orang warga di Kampung Anyarsari, RT 05/01, Desa Cikopomayak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor tersambar petir secara bersamaan, Kamis (26/12/2
Sang istri selamat, namun nahas suaminya, Oyok, tewas seketika di lokasi kejadian pasca-tersambar petir.
Pasangan suami istri ini merupakan warga Dusun Sayuran, RT 02/04, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.
Tokoh masyarakat Desa Mekarjaya, Dudung Suryana menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika korban dan istrinya berteduh di gubuk sawah di Desa Margamukti.
"Waktu kejadian hujan cukup lebat dan ketika itu ada petir yang kemudian menyambar kabel listrik yang tidak jauh dari posisi mereka berteduh," ujar Dudung Selasa sore.
Dudung menuturkan, korban Oyok seketika tewas terjungkal setelah tersambar petir di tempat kejadian.
"Korban terjungkal hingga meninggal dunia di tempat kejadian. Korban bersama istrinya kemudian ditolong warga sekitar. Istrinya selamat hanya tersengat saja," tutur Dudung.
Dihubungi terpisah via sambungan telepon, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, Yedi membenarkan kejadian ini.
"Iya benar, korban meninggal atas nama Oyok. Istrinya selamat. Saat kejadian mereka lagi berteduh dari hujan di sebuah gubuk di sawah di Desa Margamukti," kata Yedi.
8 Brimob Disambar Petir
Kejadian serupa, disambar petir baru-baru ini terjadi pada 8 Brimob saat sedang berada di puncak Gunung Ringgit, Pasuruan.
Mereka adalah peserta didik Dasba, Daspa, Dikjab Danki Brimob, Pusdik Brimob Watukosek.
Kabar duka itu SURYA.co.id terima dari pihak kepolisian Polda Jatim.
Informasi itu didapatkan dari Kabiddokkes Polda Jatim.
Dalam informasi tersebut mencantumkan bahwa telah terjadi tersambar petir peserta didik Dasba, Daspa, Dikjab Danki Brimob Pusdik Brimob Watukosek.
Kronologi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/dua-orang-tewas-disambar-petir.jpg)