Minggu, 26 April 2026

Dilanda Cuaca Buruk, Lima Orang Warga Bogor Disambar Petir Secara Bersamaan, Ada yang Meninggal

Lima orang warga di Kampung Anyarsari, RT 05/01, Desa Cikopomayak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor tersambar petir secara bersamaan, Kamis (26/12/2

Editor: Eko Setiawan
TribunKaltim.Co/HO
Dua korban meninggal yang karena disambar petir 

TRIBUNBATAM.id - Lima orang warga disambar petir diwaktu bersamaan. Hal ini dikarenakan cuaca buruk yang melanda kawasan Bogor, Jawa Barat.

Lima orang warga di Kampung Anyarsari, RT 05/01, Desa Cikopomayak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor tersambar petir secara bersamaan, Kamis (26/12/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat kawasan Jasinga dilanda cuaca buruk.

Jadi Calon Independen di Pilwako Batam, Rian Ernest Datangi KPU Batam, Ini yang Dibahas

Lukita Ingatkan Soal Bonus Demografi; Jika Tidak Disiapkan, Bisa Jadi Bencana Pengangguran

Pengamanan Natal di Karimun Berjalan Baik, Waka Polres Pesan Hati-Hati

"Iya betul," kata Kapolsek Jasinga AKP Lukito Sadoto membenarkan adanya kejadian ini saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/12/2019) malam.

Dia menjelaskan bahwa dua korban meninggal dunia dalam kejadian ini atas nama RT (53) dan JD (31).

Kedua korban yang tewas akibat sambaran petir ini kebetulan juga merupakan warga desa setempat.

"Korban meninggal, RT (53) dan JD (31). Keduanya warga Kampung Karawang, Desa Cikopomayak, Kecamatan Jasinga," kata Lukito.

Sementara tiga korban lainnya dirawat setelah mengalami luka akibat sambaran petir tersebut.

Polisi Disambar petir

TRIBUNBATAM.id - Sepasang suami istri disambar petir saat berteduh disebuah pondok.

Dalam peristiwa tersebut, suaminya meninggal dunia.

Niat hati berteduh dari hujan di sebuah gubuk tengah sawah, pasangan suami istri malah disambar petir.

Peristiwa ini terjadi di Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (17/12/2019) pukul 13.00 WIB tadi.

 Sedang Pacaran, Sepasang Polisi Gagalkan Perampokan, Kapolres Ganjar Dengan Penghargaan

 Kamu Perlu Tahu, Bermula Dari Peringatan Hari Ibu, Akhirnya Ada Hari Ayah Nasional

Akibat kejadian itu, Oyok (56) sang suami akhirnya meninggal dunia.

Saat kejadian, petir menyambar kabel listrik di atas gubuk tempat Oyok beserta istrinya, Marsih (55), berteduh dari hujan lebat.

Ilustrasi
Ilustrasi (ISTIMEWA)

Sang istri selamat, namun nahas suaminya, Oyok, tewas seketika di lokasi kejadian pasca-tersambar petir.

Pasangan suami istri ini merupakan warga Dusun Sayuran, RT 02/04, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

 

Tokoh masyarakat Desa Mekarjaya, Dudung Suryana menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika korban dan istrinya berteduh di gubuk sawah di Desa Margamukti.

"Waktu kejadian hujan cukup lebat dan ketika itu ada petir yang kemudian menyambar kabel listrik yang tidak jauh dari posisi mereka berteduh," ujar Dudung Selasa sore.

Ilustrasi petir menyambar.
Ilustrasi petir menyambar. (TRIBUNNEWS.COM)

Dudung menuturkan, korban Oyok seketika tewas terjungkal setelah tersambar petir di tempat kejadian.

"Korban terjungkal hingga meninggal dunia di tempat kejadian. Korban bersama istrinya kemudian ditolong warga sekitar. Istrinya selamat hanya tersengat saja," tutur Dudung.

Dihubungi terpisah via sambungan telepon, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, Yedi membenarkan kejadian ini.

"Iya benar, korban meninggal atas nama Oyok. Istrinya selamat. Saat kejadian mereka lagi berteduh dari hujan di sebuah gubuk di sawah di Desa Margamukti," kata Yedi.

8 Brimob Disambar Petir

Kejadian serupa, disambar petir baru-baru ini terjadi pada 8 Brimob saat sedang berada di puncak Gunung Ringgit, Pasuruan.

Mereka adalah peserta didik Dasba, Daspa, Dikjab Danki Brimob, Pusdik Brimob Watukosek.

Suasana penjemputan tiga jenazah anggota Brimob yang meninggal tersambar petir.
Suasana penjemputan tiga jenazah anggota Brimob yang meninggal tersambar petir. ((surya.co.id/galih lintartika))

Kabar duka itu SURYA.co.id terima dari pihak kepolisian Polda Jatim.

Informasi itu didapatkan dari Kabiddokkes Polda Jatim.

Dalam informasi tersebut mencantumkan bahwa telah terjadi tersambar petir peserta didik Dasba, Daspa, Dikjab Danki Brimob Pusdik Brimob Watukosek.

 

Kronologi 

Batalyon A Dasba berangkat dari Desa Ttalunongko Kecamatan Pasuruan dengan rute Gunung Ringgit dan Gunung Welirang.

Siswa berangkat pukul 6 pagi dan sekitar pukul 13.00 WIB, cuaca di puncak gunung dan sekitar wilayah Gunung Ringgit hujan deras.

Melalui HT, tim Keslap yang mendampingi giat tersebut dilaporkan kejadian 8 orang siswa tersambar petir.

Posisi kejadian di puncak Gunung Rringgit.

Di laporkan oleh tim di TKP, tiga orang meninggal dunia dan lima luka-luka.

Dari kiri: Wisnu Mukti S, Fredy Kusdianto, dan Rizky Setiawan Pratama. (foto: polsek cisalak untuk surya.co.id)
Dari kiri: Wisnu Mukti S, Fredy Kusdianto, dan Rizky Setiawan Pratama. (foto: polsek cisalak untuk surya.co.id) ( )

Saat ini dilaksanakan evakuasi korban dari puncak ringgit ke Posko Surya.

Tim dari Posko Surya sudah diberangkatkan ke TKP.

"Posisi korban saat ini masih di TKP (puncak Gunung Ringgit)" begitu isi info tertulis yang diterima SURYA.co.id.

Untuk penanganan korban lebih lanjut dilakukan di RS Bhayangkara H S Samsoeri Mertojoso.

Polda Jatim akan mengirimkan bantuan dua ambulans beserta medis/paramedis guna penanganan korban.

 (Pipit Maulidiya)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Berteduh di Gubuk Sawah, Pasangan Suami Istri Ini Malah Disambar Petir hingga Suami Tewas

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Dilanda Cuaca Buruk, 5 Warga Jasinga Bogor Tersambar Petir Secara Bersamaan, https://bogor.tribunnews.com/2019/12/26/dilanda-cuaca-buruk-5-warga-jasinga-bogor-tersambar-petir-secara-bersamaan.

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved