KARIMUN TERKINI
Bupati Karimun Surati Kementerian, Minta Perbaikan Pelabuhan Tanjung Buton Segera Dikerjakan
Rafiq mengaku Pemerintah Kabupaten Karimun telah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait perbaikan dermaga pelabuhan Tanjung Buton yang runtuh.
Editor:
Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat peresmian rute penyeberangan Parit Rempak-Selat Beliah, beberapa waktu lalu
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Bupati Karimun, Aunur Rafiq berharap pelabuhan Tanjung Buton dapat kembali beroperasi.
Pasalnya pelabuhan yang berada di Kabupaten Siak, Provinsi Riau tersebut, sangat penting bagi roda perekonomian masyarakat Karimun.
Bukan hanya sebagai penghubung kapal penumpang dari Karimun saja, namun juga untuk mengangkut barang dari Pulau Sumatera.
"Saat ini, masyarakat jika mendadak pergi harus melalui Dumai dulu, tentu cost nya akan semakin besar. Dengan begitu, ini merupakan urat nadi perekonomian," kata Rafiq, Jumat (27/12/2019).
Diketahui pelayaran kapal penumpang untuk rute Karimun-Tanjung Buton telah terhenti sejak pertengahan November 2019 lalu.
• Susi Tak Lagi Jadi Menteri, Kapal Vietnam Kini Berpesta Pora Nyolong Ikan di Natuna
• Sembilan Napi di Rutan Karimun Dapat Remisi Natal 2019, Ini Kasus yang Menjerat Mereka
Sementara kapal penyeberangan atau Roro rute Karimun-Tanjung Buton telah ditutup sebelum penutupan pelabuhan kapal penumpang, karena dermaganya yang runtuh.
Ditutupnya aktivitas dari ataupun ke Tanjung Buton masih berjalan hingga waktu yang belum ditentukan.
Saat ini pelabuhan Tanjung Buton masih menanti proses perbaikan.
Bukan hanya pelabuhannya, namun jalan darat menuju pelabuhan juga dalam optimalisasi perbaikan.
Bukan hanya pelabuhannya, namun jalan darat menuju pelabuhan juga dalam optimalisasi perbaikan.
Rafiq mengaku Pemerintah Kabupaten Karimun telah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait hal ini.
"Kemarin kita juga menyampaikan ke Menko Maritim. Sudah kita surati, mohon kiranya memperhatikan Pelabuhan Buton, apakah masalah pelabuhan yang roboh dan jalan yang rusak," terang Rafiq.
• 75 Ton Arang Diamankan Bakamla RI di Perairan Batam, Diduga Bakal Diselundupkan ke Singapura
• Terungkap, 11 Orang Keracunan Usai Pesta Bangkai Kambing, Ternyata Kambing Mati Karena Sakit
Orang nomor satu di Bumi Berazam itu berharap, pelabuhan dan jalan penghubung menuju Pelabuhan Buton segera dapat berfungsi di awal tahun 2020.
"Kementerian menanggapi akan mengerjakan pada awal-awal tahun ini," tutur Rafiq.
Meski demikian Rafiq memaklumi langkah Pemerintah Pusat untuk menangani permasalahan yang tengah dialami Pelabuhan yang terletak di Kabupaten Siak, Provinsi Riau tersebut.
"Kita sampaikan ke Kementerian, karena itu kan jalan nasional melalui APBN. Jadi harus melalui prosesnya, juga kita maklum tidak bisa langsung ditangani. Provinsi juga harus koordinasi dengan Kementerian PUPR," jelasnya. (tribunbatam.id/elhadif putra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/upati-karimun-aunur-rafiq-saat-peresmian-rute-penyeberangan-parit-rempak-selat-beliah.jpg)