Jumat, 24 April 2026

3 Pendekar Silat Minta Maaf Setelah Keroyok Anggota TNI Yonif Mekanis 5213, Videonya Viral

Video oknum pendekar silat minta maaf setelah mengeroyok anggota TNI viral di media sosial.

TRIBUNBATAM.id - Video oknum pendekar silat minta maaf setelah mengeroyok anggota TNI viral di media sosial.

Tiga orang pendekar silat itulah yang mengeroyok anggota TNI dari Yonif Mekanis 521, Prada Abdul Mujib.

Anggota TNI tersebut dikeroyok oleh oknum pendekar silat yang konvoi ke Monumen SLG Kediri, Sabtu (21/12/2019)

Kasus inipun ditangani tim khusus gabungan TNI dan Polri.

Kini, beredar video permintaan maaf oknum pendekar silat yang mengeroyok anggota TNI di Kediri

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun instagram @infokomando, Sabtu (28/12/2019)

Di dalam captionnya, akun @infokomando menyebut video tersebut adalah video pengakuan tiga oknum pendekar yang mengeroyok anggota TNI di Kediri

"Inilah pengakuan dari 3 oknum pendekar Kediri yang mengeroyok Prada M. Abdul anggota Yonif Mekanis 521/DY Kediri saat mencoba melerai pertikaian yang ada didepan markasnya, Sabtu (28/12/2019)" tulis @infokomando dalam captionnya

Di dalam video tersebut, tampak tiga pelaku yang direkam dengan bertelanjang dada

Salah satu pelaku bertubuh besar dengan sejumlah tato di tubuhnya menyampaikan permintaan maaf karena telah memukul anggota TNI.

Pernyataan tiga oknum pendekar itu selaku pribadi dan organisasi menyampaikan permintaan maaf kepada TNI AD dan khususnya Yonif Mekanis 521 atas perbuatan yang dilakukan memukul anggota Yonif Mekanis 521.

"Saya mengaku salah dan sangat menyesal atas perbuatan tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi lagi," ungkapnya.

Berikut videonya:

Hingga berita ini diturunkan, video tersebut sudah dilihat lebih dari 79 ribu kali dan disukai lebih dari 9 ribu kali

Video inipun mendapat beragam komentar dari warganet.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved