Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

Rokok Mahal, Penikmat Rokok di Anambas Beralih ke Harga Paling Murah

Naiknya harga rokok awal Januari 2020 membuat distributor rokok di Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami penurunan produk.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Naiknya harga rokok awal Januari 2020 membuat distributor rokok di Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami penurunan produk.

Rokok yang dijual perslop itu biasanya dibeli oleh pedagang warung kecil untuk dijual kembali.

Sementara untuk harga ecerannya, mereka tidak menentukan.





Kembali kepada pemilik warung.

Naiknya harga rokok diakui Sonson, pemilik toko Johnson, di jalan Hang Tuah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, membuat beberapa jenis rokok tidak laku alias para pembeli rokok beralih ke rokok yang paling murah.

"Kita selain jual perslop ada juga jual eceran. Cuma yang banyak beli warung-warung kecil untuk dijual lagi ya perslop. Kalau naik memang sudah sejak Desember kemarin.

Kita juga nggak bisa apa-apa karena kita beli dari Tanjungpinang, ya sesuai dengan harga itu," tutur Sonson, pada Kamis (2/1/2020).

12 Kali Nikah,12 Bekas Suami Wanita Ini Terpuruk Usai Malam Pertama, Ada Fakta Lain di Baliknya

Isdianto Ajak Masyarakat Kepri Bersyukur dan Tetap Jaga Kebersamaan di Tahun 2020

Ia mengaku ada beberapa jenis rokok yang awalnya digandrungi pembeli malah tidak ada peminat dan beralih ke rokok lain.

"Kayak Marlboro itu kan harganya mahal ya sekitar Rp 30 ribuan. Nah karena memang harganya tinggi orang beralih ke Sampoerna. Kita juga jual perslop paling cuma untung Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribuan saja," ungkapnya.

Selain Sampoerna, beberapa jenis rokok yang kini menjadi pilihan pembeli karena naiknya harga rokok yakni Dunhil dan u-mild.

Seorang perokok aktif Nurdin mengatakan, tidak ada masalah dengan naiknya harga rokok.

Ia mengaku dalam sehari ia bisa menghabiskan 2 bungkus rokok saat duduk di warung kopi.

"Saya juga sudah tahu kalau rokok mau naik, cuma kalau saat ini mau ngurangin porsi rokok bagi saya sih belum bisa. Alternatif lainnya paling saya ganti rokok, cari yang murah saja, nikmatin saja dulu selagi ada uang dan rokok kebeli, ya saya nggak masalah," ucapnya.

(tribunbatam.id/Rahma Tika)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved