Klarifikasi Humas KAI Soal Video Viral Dirut KAI Tinjau Banjir Gunakan Perahu Karet
Berikut Klarifikasi Humas KAI Soal Video Viral Dirut KAI Tinjau Banjir Gunakan Perahu Karet
Klarifikasi Humas KAI Soal Video Viral Dirut KAI Tinjau Banjir Gunakan Perahu Karet
TRIBUNBATAM.id - Sebuah video viral menayangkan seorang pria duduk di atas perahu karet yang melintasi genangan banjir.
Dalam video tersebut,tampak seorang pria terduduk dalam sebuah kursi dalam sampan yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa.
Tampak pula sejumlah orang yang mengiringi perahu tersebut.
Beberapa di antaranya juga terlihat mendorong perahu untuk membantu perahu berjalan.
Dalam unggahan akun Twitter @MINI21O4 dan beberapa akun Twitter yang turut mengunggahnya, terdapat narasi bahwa seseorang dalam video itu merupakan seorang Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.
• VIRAL Tak Dapat Restu Sang Ayah, Pengantin Pria Ngamuk saat Pesta Pernikahan Berlangsung
• Sosok Andy Wibowo, Pedagang Ayam di Tanjungpinang yang Bisa Beli Kapal Yacht Rp 50 Miliar
Video itu pun viral dan mengundang banyak komentar warganet.
Video yang diunggah pada ramai menjadi perbincangan pada, Jumat (3/1/2020) itu, sempat membuat 'Dirut KAI' menjadi trending topic di Twitter.
Hingga Jumat malam, video tersebut telah dibagikan lebih dari 900 kali dan disukai lebih dari 1.400 orang.
Saat dikonfirmasi oleh Tribunnews.com, Vice President Public Relations PT KAI, Yuskal Setiawan membenarkan sosok dalam video tersebut adalah Dirut KAI Edi Sukmoro, Jumat (3/1/2020) siang.
Yuskal menerangkan, saat itu Dirut KAI sedang meninjau langsung lokasi Dipo KRL Bukit Duri, pada Kamis (2/1/2020) siang, untuk memastikan proses normalisasi berjalan lancar.
Pasalnya, setelah diguyur hujan semalaman, Dipo KRL Bukit Duri mulai mengalami kebanjiran sejak Rabu (31/12).
Akibat kejadian tersebut, KRL yang berada di Dipo KRL Bukit Duri dialihkan penempatannya ke Stasiun Manggarai, Depok, dan lokasi lainnya.
Menurut Yuskal, saat Edi meninjau lokasi tersebut, ketinggian air di dalam Los mencapai 1,5 meter.
"Pada Kamis pagi, ketinggian air di dalam Los mencapai 1,5 meter dan di area masuk Los mencapai ketinggian 1 meter," terangnya dalam keterangan tertulis yang dikirim ke Tribunnews.com, Jumat (3/1/2020).