Breaking News:

Pembunuhan Hakim PN Medan

Hakim Jamaluddin Akan Gugat Cerai sebelum Dibunuh, Pengacara Perceraian Ungkap Harta Rp48 Miliar

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin Siregar menduga pembunuhan Hakim Jamaluddin karena urusan rumah tangga, akan gugat cerai istri

Editor: Agus Tri Harsanto
Tribun Medan / Victory
Zuraida Hanum dan Hakim Jamaluddin 

TRIBUNBATAM.id - Polisi masih mendalami motif Zuraida Hanum sehingga tega membunuh suaminya, Hakim PN Medan Jamaluddin.

Zuraida Hanum menyewa dua eksekutor untuk menghabisi Hakim Jamaluddin.

Kini Ketiganya ditangkap selang 40 hari kematian Hakim Jamaluddin.

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin Siregar mengatakan, Hakim Jamaluddin dibunuh sepulang dari kantor. 

Dua eksekutor yang disewa Zuraida Hanum, istri Jamaluddin, sudah menunggu di rumah.

"Korban dibunuh saat tiba ke rumahnya. Di rumah tersebut sudah menunggu dua pria ini yang diduga sebagian eksekutor JP (42) dan RF. Jadi korban dibunuh pada ranggal 28 November 2019, di dalam rumah. Jenazah ditemukan 29 November 2019 di Desa Kutalimbaru," ujarnya, Rabu (8/1/2020).

Eksektor membekap Hakim Jamaluddin menggunakan bed cover. 

"Pembunuhan tanpa alat bukti karena dengan cara dibekap. Korban meninggal karena lemas. Tanda-tanda kekerasan tidak ada, sehingga korban hanya kehilangan oksigen," ungkapnya

Jamaluddin dibunuh dengan menggunakan bed cover (sprei) tebal berwarna merah muda.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved