18 Januari 2020, Nelayan Kampung Tua Patam Gelar Tradisi Lomba Perahu Tenteng
Tradisi lomba selalu digelar saat air pasang dan bulan purnama mulai turun. Jika langit cerah dan tak berawan, gugusan gedung pencakar langit di Kota
- Tradisi lomba selalu digelar saat air pasang dan bulan purnama mulai turun.
BATAM, TRIBUN-BATAM.id -- Warga dan nelayan Kampung Tua Patam di Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (18/1/2020) akhir pekan ini, kembali menggelar lomba perahu tenteng.
Lomba perahu nelayan ini adalah tradisi turun temurun warga di muara Sungai Patam.
Acara ini digelar hampir tiap pertengahan bulan, dan jadi ajang hiburan nelayan dan keluarga kampung tua Melayu.
Tradisi lomba selalu digelar saat air pasang dan bulan purnama mulai turun.
"Biasanya dua atau tiga hari setelah bulan purnama. air pasang besar, dan kita mulai memancing. Sejak nenek moyang kami, sudah ada. Pakai sampan dayung lalu, kini boat tenteng mesin tempel," kata Iwan Nada Patam, salah satu tokoh masyarakat Kampung Tua Patam Lestari, kepada Tribun, Minggu (13/1/2020).
Waktu lomba digelar saat pasang tertinggi, setelah bulan purnama.
"Biasanya jam 7 pagi sampai sebelum Lohor," kata Iwan yang ditemui Tribun di Kelong Nada Seafood miliknya.
Peserta lomba antara 15 hingga 30 perahu. Pesertanya kebanyakan nelayan Kampung Tua Patam, Pulau Belakang Padang, Pulau Kasu, Pulau Pecung, Pulau Panjang, dan pulau-pulau sekitar Batam dan Pulau Galang, Rempang.
"Tapi kalau jelang (bulan) puasa, pesertanya banyak juga dari (Tanjung) Pinang, Pulau Bintang, bahkan ada dari Karimun," kata Aditya, kakak Iwan menambahkan.
Untuk gelar lomba ini, kawasan Kampung Tua Patam terbilang ideal.
Warga bisa menonton dari Jembatan Patam, dari jendela dan teras rumah, dan yang dari pulau-pulau sekitar menonton dari bibir bantara sungai di atas perahu mereka.
• Kampung Kelembak Tak Masuk Kriteria Kampung Tua Batam, Ini Alasannya
Muara Sungai Patam juga termasuk Singapura Sea View spot.
Jika langit cerah dan tak berawan, gugusan gedung pencakar langit di Kota Singapura terlihat jelas.
Lahan parkir dua restoran sea food, di ujung konstruksi jembatan, juga jadi tempat menonton lomba perahu mesin tempel ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/patam_kampung-tua-di-batam.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kampung-patam-lestari-sekupang.jpg)